TANJUNG - Calon Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, atau akrab disapa H. Fani, ingin meningkatkan kesejahteraan para guru agama yang mengajar di sekolah non formal. “Saya ingin ke depan tidak ada lagi para guru-guru agama yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata H Fani.
Pernyataan itu dia sampaikan saat menerima kunjungan Ustaz Lukmanul Hakim. Dia merupakan pengajar di SMK Annur sekaligus Kepala Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Hidayatul Ilmu, Paliat, Kecamatan Kelua. Dia satu bulan sekali, memimpin kajian keagamaan.
Jargon Tabalong SMART; Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan, kata H. Fani, merupakan penegasan dari rencana program kerja yang fokus pada pendidikan keagamaan sekaligus dukungan dan pengembangan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Satu Desa Satu Dai. Itu rencana program kerja kami ke depan. Agar disetiap desa memiliki guru agama yang kompeten,” ujar H. Fani.
Lebih jauh, H. Fani menjelaskan secara teknis. Seluruh guru-guru agama, khususnya non formal, akan mendapatkan bimbingan teknis, diberangkatkan ke lembaga pendidikan di Madinah, Makkah, Mesir dan Tarim Hadramaut. “Kegiatan itu, selain untuk pendalaman keilmuan, ziarah, juga memenuhi sanad keilmuan,” jelasnya.
Sebelumnya, Ustaz Lukmanul Hakim berpendapat kesejahteraan guru agama di Tabalong harus ditingkatkan. Tak hanya kesejahteraan, kompetensinya pun harus ditingkatkan. (adv)
Editor : Arief