MARABAHAN - Di hari kelima pasangan Mujiyat-Fahrin Nizar kembali menggelar kampanye terbatas, Senin (30/9). Pasangan nomor urut 3 ini menyambangi masyarakat Desa Jelapat Baru, Sungai Derawan Rt 10, Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala.
Rombongan berangat dari desa Purwosari Baru, setelah rehat sejenak usai melakukan kegiatan kampanye dipagi harinya di desa Tamban Sari Baru. Lokasi desa yang didatangi termasuk terpencil dan jalan kecil, untungnya akses kendaraan R4 bisa dilalui. Kendati demikian rombongan tetap semangat untuk menembus agar cepat sampai ke lokasi.
Mujiyat dan Fahrin Nizar, menyambangi masyarakat selalu bersama-sama untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Namun Fahrin sempat memisahkan rombongan untuk menemui pendukungnya di desa Purwosari 1, dan menyusul belakangan untuk menuju lokasi.
Antusias masyarakat terlihat, mereka sudah menanti kedatangan rombongan. Ada sekitar 200 orang yang menghadiri.Momen itu dimanfaatkan masyarakat untuk berkeluh kesah, utamanya mereka meminta perhatian tentang jalan mereka."Ada beberapa usulan yang kami sampaikan jika pasangan calon nomor 3 ini terpilih, kami cuman minta perhatikan jalan. Ini yang kami harapkan dari beberapa usulan yang kami sampaikan," ucap Abdussalim, Ketua Rt 10, disela kegiatan.
Menurutnya dengan acara seperti ini akhirnya menjadi tahu bahwa ada sebuah desa yang cukup terpencil. Katanya, salah belok bisa tersesat.
"Semoga usulan kami bisa diwujudkan dan dikabulkan, permintaan jalan seperti ini bukan urusan pribadi tetapi demi kepentingan orang banyak. Kami sangat berharap kepada Pak Mujiyat dan Fahrin jika terpilih, agar tercapainya itu tentu kami otomatis mendukung mereka dan mencobolos nomor 3 di 27 November ini, kami siap mendukung dan memilih nomor urut 3," tegasnya.
Di desa tersebut ada sebuah sekolah SMP Negeri 7 Tamban, lokasinya juga berada terpisah dengan perkampungan, salah satu harapan warga juga para pelajar bisa dengan nyaman untuk berangkat ke sekolah. Selain itu memudahkan untuk mengangkut hasil tani, kebun dan aktivitas."Jka jalan nyaman, maka sekolah yang ada juga akan banyak menarik minat," ujarnya.
Sementara itu Mujiyat menyatakan bahwa paslon nomor 3 semakin hari semakin diterima rakyat, signal tersebut terlihat diwajah mereka dan keramahan-tamahan mereka menyambut kedatangan rombongan.
"Ini hari kelima kita berkampanye, sesuai sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Jadi rakyat itu memerlukan keadilan, adil itu bukan seperti membagi sepotong roti sama rata, tetapi bagaimana membagi perasaan. Jadi ternyata diujung desa ini ada sebuah perkampungan, rakyatnya sangat welcome menerima kita, dan antusiasnya juga luar biasa. Dari jam 1 sampai selesai sore hari, mereka masih tetap bertahan untuk berdialog bersama kami," ungkap Mujiyat.
"Komitmen mereka juga menyuarakan nomor 3 tidak pernah pudar. Tetap semangat, artinya konsistensi diri itu bisa dipegang dari rakyat. Rakyat memiliki semangat itu, maka menjadi sebuah atmosfer dan menjadi daya tarik bagi kami melakukan kampanye dialogis, dan ini juga merupakan motivasi baru dari rakyat disini," sambungnya.
Fahrin Nizar menambahkan bahwa paslon nomor 3 berkomitmen bersama untuk daerah pinggiran seperti masyarakay di Sungai Derawan menjadi salah satu prioritas untuk memperhatikan."Artinya bahwa pemerataan pembangunan harus dirasakan masyarakat Batola, tidak hanya terpusat di kota saja, tapi kita akan memperhatikan pembangun di desa. Karena roda perekonomian masyarakat seluruh harus bergulir," janjinya.
"Kita tidak pilih dia ada di kota, desa pun harus dibangkitkan perekonomiannya," tandasnya.(lan)
Editor : Arief