Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jumlah Fraksi di DPRD Banjarmasin Menyusut, Sekwan Ungkap Ini Menjadi Penyebabnya

Endang Syarifuddin • Selasa, 10 September 2024 | 12:31 WIB

 

BICARA: Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
BICARA: Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN - Jumlah fraksi di DPRD Kota Banjarmasin periode 2024-2029 dipastikan berkurang.

"Dari sebelumnya 8 fraksi berkurang satu menjadi 7 fraksi," kata Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto, Selasa (10/9/2024).

Berkurangnya jumlah fraksi lantaran partai-partai berhasil menambah perolehan kursi.

Misalnya PKS, periode sebelumnya hanya mendapat 5 kursi, sekarang bertambah 2 kursi.

Partai Golkar pada periode 2019-2024 meraih 6 kursi, menambah menjadi 7 kursi.

Penyusutan terjadi di dua partai politik.

PAN sebelumnya 9 kursi sekarang hanya 7 kursi.

Selanjutnya kursi PBB lenyap digerus parpol lain.

"Ada dua parpol yang tidak bisa membentuk satu fraksi, yakni NasDem dan PPP," kata penghobi olahraga sepeda ini.

Periode lalu, ada tiga parpol yang tergabung dalam fraksi gabungan yakni PPP, NasDem dan PBB. "PPP 2 kursi, NasDem dan PBB masing-masing 1 kursi," ujarnya.

Bagaimana mekanismenya ? Iwan menjelaskan, semuanya diserahkan kepada parpol. Mereka akan rembukan.

Misalnya, NasDem bergabung dengan PDIP atau PAN, atau NasDem dan PPP bergabung dengan Golkar.

Hal ini perlu mereka bicarakan bersama, sebab dalam fraksi gabungan akan ada penggabungan nama sebagai nama fraksi.

"Setelah deal, masing-masing akan menyampaikan siapa pimpinan fraksi, wakil dan sekretarisnya," tutup Iwan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Fraksi #DPRD Banjarmasin #penyebab