Pihaknya berkomitmen akan terus menjaga dan melindungi pegunungan Meratus dari ancaman apapun ketika menang menjadi kepala daerah pada 27 November nanti.
"Kami tidak memberikan janji, tapi selama 3,5 tahun ini memberikan bukti bagaimana kami menjaga lingkungan dan Meratus," ujarnya, Rabu (28/8/2024).
Aulia menyebut jika ingin menilai kapasitas orang, jangan dilihat dari apa yang dijanjikan. Melainkan apa yang dilakukan ketika orang tersebut memiliki kekuasaan.
"Amanah yang diberikan kepada kami, kami jaga baik-baik Pegunungan Meratus bersama unsur Forkopimda HST dari tambang liar," ungkapnya.
Bukti lain yang disampaikan yakni kunjungan ke wilayah-wilayah terpencil di Pegunungan Meratus. Tujuannya untuk memastikan wilayah pegunungan tidak dieksploitasi.
"Insya Allah komitmen ini akan kami jaga," pungkasnya.
Ketika mendaftar ke KPU, pasangan ini juga memilih berjalan kaki ketimbang menggunakan iring-iringan mobil. Sebagai petahana mengapa memilih berjalan kaki dalam kegiatan yang sakral ini?
"Pendaftaran itu bukan sesuatu yang menjadi bahan kesombongan dan tontonan. Filosofi jalan kaki adalah tidak ingin merepotkan orang dengan iringan mobil. Lebih baik berkeringat dengan berjalan," jawabnya.
Untuk diketahui, pasangan Aulia-Mansyah maju di Pilkada HST melalui jalur partai. Mereka diusung Demokrat dan PDI Perjuangan total dukungan 6 kursi atau 15 persen suara dari daftar pemilih tetap HST.
Editor : Sutrisno