Hal itu diungkapkan Trust Indonesia. Lembaga survei ini menyebut Aditya-Said Abdullah terancam tidak bisa maju di Pilkada Banjarbaru, apabila belum memiliki tiket pencalonan yang pasti.
Direktur Riset Trust Indonesia, Ahmad Fadhli mengatakan, Aditya harus segera memenuhi syarat dukungan partai politik, agar dapat berkompetisi dalam Pilwali yang bakal berlangsung 27 November mendatang.
“Syarat pencalonan di Pilwali Banjarbaru harus dapat 20 persen dukungan partai politik atau sekitar 6 kursi,” jelasnya, Minggu (4/8) pagi.
Sementara itu, Erna Lisa Halaby menurut mereka sebagai figur Bakal calon Wali Kota Banjarbaru yang lebih siap mengikuti kontestasi Pilwali Banjarbaru.
Hingga kini, Lisa Halaby diklaim sudah mendapatkan 7 dukungan partai politik, antara lain Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PKS, Nasdem dan PDIP.
Fadhli mengungkap, kabarnya PKB yang punya tiga kursi juga bakal menyusul dan menggenapkan dukungan partai politik untuk Lisa Halaby. "Ini tentu jadi dukungan politik yang besar bagi Lisa untuk melawan petahana,” ungkapnya.
Tak ayal, jika dukungan PKB berhasil didapatkan, Fadhli pun memprediksi kemungkinan Lisa bakal menghadapi kotak kosong. "Karena petahana hanya dapat dukungan dari PPP yang mempunyai tiga kursi," tutur dia. (yn/ris)
Editor : Sutrisno