Demi maju di Pilkada 2024, Muhammad Yamin siap mundur dari DPRD Banjarmasin.
***
BANJARMASIN – Pilwali Banjarmasin pada 27 November 2024 nanti kemungkinan akan diikuti sejumlah anggota DPRD Banjarmasin. Sebut saja Hilyah Aulia dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Faisal Hariyadi dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Muhammad Yamin dari Partai Gerindra.
Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan anggota dewan yang maju ke Pilkada 2024 wajib mengundurkan diri dari status anggota legislatif. Mengacu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 12/PUU-XXII/2024.
Jika KPU telah menetapkan mereka sebagai calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada serentak, yang bersangkutan diminta mundur dari jabatannya di DPRD/DPR.
Merespons itu, Yamin mengatakan tidak masalah jika harus mundur dari jabatannya sekarang.
"Karena ini sudah menjadi keputusan partai mengarahkan kadernya maju Pilkada, saya siap mundur tidak masalah,” kata Wakil Ketua DPRD Banjarmasin ini usai rapat paripurna, Senin (3/6).
Yamin mengaku didorong menjadi bakal calon Wali Kota Banjarmasin, berkat usulan seluruh pengurus kecamatan dan kelurahan di bawah DPC.
“Kalau masyarakat dan partai sudah memberikan mandat untuk maju Pilwali, artinya saya diberikan kepercayaan,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Banjarmasin itu.
Berhubung Gerindra hanya mendapat lima kursi di Pileg 2024 kemarin, pihaknya masih perlu teman koalisi. Yamin pun mulai intens menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
“Tujuan maju Pilwali tersebut untuk lebih meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banjarmasin,” tukasnya.
Ditanya siapa yang akan menggantikannya di DPRD jika dia mundur, Yamin tidak menyebut nama. “Yang pasti kader peraih suara kedua terbanyak setelah saya,” pungkas Yamin.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief