BARABAI - Ketua DPD Partai Nasdem Hulu Sungai Tengah (HST), Habib Abdillah Alydrus ikut meramaikan kontestasi Pilkada 2024.
Tapi bukan sebagai Bupati, Habib Didil (sapaan akrabnya) mencalonkan sebagai Wakil Bupati Kabupaten HST dansudah masuk ke dalam penjaringan partai Nasdem.
“Pada Pilkada 2020 lalu, saat jadi bakal calon Wakil Bupati HST, suara kita cukup banyak, jadi harapannya suara kami tidak hilang,” ujarnya, Rabu (29/5/2024)
Pada Pilkada HST 2020, Habib Didil menjadi cawabup pasangan dengan Saban Effendi.
Mereka berhasil mendulang 38.312 suara dan menempati posisi kedua dari lima pasangan calon saat itu.
Habib Didil cukup memiliki kans untuk maju di Pilkada 2024.
Selain sebagai Ketua Partai Nasdem HST, posisi Nasdem saat ini juga cukup aman dengan perolehan 4 kursi di pileg tadi, artinya hanya perlu 2 kursi saja untuk koalisi.
Disinggung terkait koalisi ke depan, pihaknya mengaku belum ada komunikasi politik yang dibangun.
"Sampai sekarang masih wacana, mungkin di bulan Juni sudah mulai ada komunikasi antar partai politik," jelasnya.
Habib Didil mengakui tidak ada penilaian khusus dalam penjaringan calon Kepala Daerah, yang terpenting diperlukan keseriusan sang calon.
“Penjaringan calon ini tidak hanya menampilkan profil atau figur, melainkan kesiapan si calon sendiri. Yang jelas harus kuat dari segalanya dan benar-benar serius untuk mencalonkan sendiri,” paparnya.
Jika mendapat amanah dari pusat, pihaknya mengaku siap berkompetisi di Pilkada nanti.
Baca Juga: Anggaran Baju Dinas Anggota DPRD Banjar Terpilih Capai Rp315 Juta, Dari APBD Murni
Saat ini ada dua kandidat yang melamar ke Nasdem untuk maju sebagai Wakil Bupati.
Selain Habib Abdillah, ada petahana Mansyah Sabri.
Sedangkan untuk bursa Calon Bupati, ada petahana Aulia Oktafiandi, Muhammad Rifa'i, dan Rasyid Ridha.
"Kami bertanggung jawab mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan oleh Nasdem pusat. Untuk itu saya mengimbau kepada para calon agar membangun komunikasi hingga ke sana," pungkasnya.
Saat ini ada tiga partai yang belum membuka penjaringan. Yakni partai Gerindra dan PAN. Gerindra punya 5 kursi sedangkan PAN 4 kursi, PKS 4 kursi.
Editor : Fauzan Ridhani