BANJARBARU - Empat berkas Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Banjarbaru telah diterima oleh DPD PAN Banjarbaru pada hari terakhir pendaftaran dan penjaringan, Minggu (26/5/2024).
Para Bacalon Wali Kota Banjarbaru tersebut diantaranya merupakan kader dari Partai Gerindra, Yuti Mahrita, disusul kader Demokrat, Andoko Abdi.
Berselang beberapa jam kemudian, berkas penjaringan diantar oleh kader PKS Nurkhalis Anshari, dan terakhir Lisa Halaby, dari unsur birokrat.
Beberapa hari sebelumnya, DPD PAN Banjarbaru telah menerima tiga berkas berkas penjaringan, diantaranya, Petahana Aditya Mufti Ariffin dan kader Partai Nasdem, Darmawan Jaya Setiawan.
Selanjutnya ada satu lagi kandidat internal PAN, yang hingga saat ini masih sosoknya masih dirahasiakan oleh pengurus partai.
"Jadi total ada tujuh berkas yang dikembalikan sampai hari terakhir penjaringan. Empat hari ini, dan tiga lainnya (Aditya Mufti Ariffin, Darmawan Jaya dan kader internal PAN) sudah lebih dulu," kata Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari, Minggu (26/5/2024) malam.
Penjaringan tersebut ujar Emi merupakan tahap awal, untuk kelengkapan secara administrasi, selanjutnya tujuh kandidat tersebut akan menjalani survey internal.
"Karena itu menjadi barometer dan pertimbangan kami dalam mengambil keputusan," ujarnya.
Selanjutnya kandidat yang dirasa telah memenuhi persyaratan, namanya akan disampaikan ke pengurus partai tingkat provinsi hingga pusat.
"Perkiraan nanti pada awal bulan depan, kami sudah mulai melakukan survey untuk mengerucutkan pilihan," jelasnya.
Di lain sisi, ada satu hal menurut Emi yang harus menjadi komitmen para Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru untuk bisa mendapatkan dukungan dari PAN.
Yakni, berupaya memenangkan Ketua DPW PAN Kalsel, Muhidin pada Pilgub Kalsel 2024.
Hal tersebut dikarenakan pelaksanaan Pilwali Banjarbaru dan Pilgub Kalsel dilakukan secara bersamaan.
"Karena Pilgub dan Pilwali ini bersamaan, maka kami minta semua pendaftar untuk berkomitmen memenangkan kader terbaik kami," pungkas Emi.
Editor : Fauzan Ridhani