BANJARMASIN - Manuver politik menuju Pilgub Kalsel terus dilakukan Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman. Terbaru, pasangan ini sudah membuat pamflet hingga baliho besar bergambar berpasangan.
Dalam gambarnya, pasangan ini menegaskan akan maju di Pilgub Kalsel 2024, 27 November mendatang. Dengan memakai baju berwarna sama putih bertuliskan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.
Tak hanya itu, pasangan ini juga merilis slogan di bagian atas berwarna biru dipadu kuning yang bertuliskan tagline “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”. Tertulis pula MH 2024.
Perihal gambar itu, Muhidin menerangkan sudah sepengetahuan pihaknya. Gambarnya memang didesain oleh tim mereka. “Sudah sepengetahuan kami,” ujar Muhidin, Minggu (19/5).
Ia juga menambahkan desainnya belum final. Rencananya akan dipakai untuk bersosialisasi. “Rencana ada perubahan desain gambar,” tambah Ketua DPW PAN Kalsel itu.
Sementara, Hasnur sendiri mengklaim mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk maju dalam pemilihan umum Gubernur atau Wakil Gubernur Kalsel. Rekomendasi yang dia dapat adalah untuk ditugaskan melakukan penjaringan partai koalisi.
Meski sebagai kader Golkar, Hasnur tetap melamar ke partai berlambang pohon beringin itu Sabtu (18/5) tadi. Hasnur juga melamar ke Gerindra Kalsel, NasDem Kalsel, PKS Kalsel, PKB Kalsel dan PAN Kalsel.
“Kami sebagai perwakilan Hasnuryadi, menyerahkan sepenuhnya kepada DPD Partai Golkar Kalsel untuk dilakukan verifikasi administrasi maupun faktual dalam menindaklanjuti rekomendasi DPP,” ujar tim pemenangan Hasnuryadi, Khalikin.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Muhidin bakal melamar ke semua partai demi memastikan diri berlaga Pilgub Kalsel pada 27 November mendatang. Khususnya melamar ke parpol yang membuka pendaftaran.
Muhidin blak-blakan menyampaikan niatnya tersebut demi memuluskan pencalonannya sebagai bakal calon gubernur. Soalnya, PAN tidak bisa sendiri untuk bisa mengusung calon. Perlu partai koalisi.
Maklum, dari hasil Pileg pada 14 Februari tadi, PAN hanya mendapat jatah sebanyak enam kursi. Sementara syarat mengusung calon adalah minimal 20 persen dari total 55 kursi di DPRD Kalsel atau 11 kursi. Untuk memenuhi syarat tersebut, tentu saja PAN harus merangkul partai politik lain untuk berkoalisi.
Muhidin semakin percaya diri bisa berlaga di Pilgub Kalsel, pascamendapat dukungan dari Haji Syamsuddin Andi Arsyad alias Haji Isam. Apalagi juga mendapat dukungan tokoh dari Binuang, Kabupaten Tapin. “Dukungan ini membuat saya semakin mantap maju di Pilgub Kalsel,” ucap mantan Wali Kota Banjarmasin itu.
Perihal pendampingnya, Muhidin memastikan akan menggandeng CEO PS Barito Putera, Hasnuriyadi Sulaiman. “Alhamdulillah mendapat restu dari Haji Gunung (Haji Isam, red),” ucapnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief