Tiga habib dari marga Bahasyim berniat terjun di Pilkada 2024. Mengumumkan diri sebagai bakal calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Banjarmasin. Silakan umat memilih salah satu.
***
BANJARMASIN - Lewat akunnya @alwy_yusuf_bahasyim di Instagram, Sayyid Yusuf Bahasyim mengklaim dirinya dilamar Haji Mukhyar untuk mendampinginya di pemilihan 27 November 2024 nanti.
Yusuf adalah Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bahasyim (KKB).
Video itu diunggah empat hari lalu dan viral. Dia menuturkan, dirinya dipinang salah seorang tokoh untuk mendampinginya di Pilwali.
"Yakni, Bapak Mukhyar. Cuma untuk secara resmi memang belum. Artinya perlu proses, penjajakan dulu," katanya.
Dia menegaskan, dirinya sudah menjadi pendukung Mukhyar sejak dua tahun lewat.
Meski demikian, jadi atau tidak, Yusuf menyerahkan sepenuhnya pada keputusan Mukhyar.
Andaikan benar Mukhyar bersanding dengan seorang habib, maka saat ini ada tiga habib yang masuk bursa bakal calon wali kota dan wawali.
Yang menarik, ketiganya sama-sama bermarga Bahasyim. Seperti diketahui, sebelumnya ada dua nama habib yang mendeklarasikan dirinya untuk maju di Pilkada.
Pertama, Luthfi Saifuddin yang berpasangan dengan Habib Fathurrahman Bahasyim.
Kedua, Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim alias Habib Banua yang menggandeng Iqbal Firdausi.
Dikonfirmasi terkait video itu, Mukhyar hanya menjawab singkat. "Mohon maaf, kami sampai ini belum menentukan wakil," ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Senin (22/4).
"Kami masih fokus komunikasi untuk koalisi, mencukupi minimal 20 persen atau 9 kursi," tegasnya.
Mukhyar adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di Pileg kemarin, PKS meraih 7 kursi di DPRD Banjarmasin.
Sementara untuk mengusung pasangan calon sedikitnya butuh 9 kursi. Artinya, perlu tambahan dua kursi lagi.
Mukhyar sendiri telah mengantongi surat rekomendasi PKS untuk maju sebagai calon Wali Kota Banjarmasin.
Dalam wawancara sebelumnya, sebulan yang lewat, Mukhyar mengaku mencari sosok balon wakil wali kota yang sevisi.
"Kami ingin terbuka dengan kritik maupun saran. Tidak ada pembatasan. Kritik dibatasi misalnya, itu tidak ada dan tidak boleh terjadi," ujarnya.
Seperti diketahui, Mukhyar adalah pensiunan ASN Pemko Banjarmasin. Selain pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ia juga pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekdako Banjarmasin dan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin.
Dalam survei yang dirilis Lembaga Studi Politik dan Pemerintahan (LSPP), Mukhyar tampil sebagai balon dengan elektabilitas tertinggi. Meraih 35,85 persen suara responden.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief