Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Beda Data dengan di Lapangan, Sirekap Terus Disorot, KPU Banjarmasin: Mungkin Saja Salah Tulis

Endang Syarifuddin • Senin, 19 Februari 2024 | 09:55 WIB
Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah. | Foto: Seputaran.id
Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah. | Foto: Seputaran.id

BANJARMASIN – Perbedaan antara hasil penghitungan suara di TPS dengan data yang ditampilkan Sirekap KPU juga ditemukan di Banjarmasin.

Tim Kemenangan Daerah 01 masih menelusuri dan mengumpulkan data-datanya.

“Tim kami di lapangan mendapati sejumlah temuan,” kata Sekretaris TKD Amin Banjarmasin, Zainal Hakim, Ahad (18/2).

Namun politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tak menyebut jumlah temuannya.

Di sejumlah daerah, ramai ditemukan angka yang berbeda dengan formulir C1. Memicu kegaduhan di media sosial.

“Jumlahnya saya tak menghitung, intinya datanya tidak sesuai dengan C1,” tegas anggota DPRD Banjarmasin tersebut.

Hakim enggan terburu-buru memvonis temuan itu akibat kesengajaan atau kecurangan. Menurutnya masih harus dianalisis lebih mendalam.

Misal kejadiannya pada malam hari. Mungkin saja terjadi kesalahan lantaran faktor KPPS yang kelelahan.

“Kita lihat kasus per kasus, misalnya kapan terjadinya, kemudian dianalisis sesuai fakta di lapangan,” jelasnya.

Meski begitu, semua temuan ini menjadi catatan yang harus diperhatikan KPU.

Dia berharap pemilu berjalan jujur dan adil. Jangan sampai dicederai praktik kecurangan.

Hakim juga melihat perolehan suara paslon Anies Baswedan dan Cak Imin di Banjarmasin terbilang bagus.

“Kita tetap menunggu hasil real count KPU, karena yang menjadi acuan pengumuman pemenang adalah real count KPU,” tegasnya.

“Mari kita kawal, mudahan bisa berjalan fair dan tanpa kecurangan. Agar bisa menghadirkan pemimpin yang betul-betul dipilih rakyat,” pungkas Hakim.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah tak menampik. Dia mengakui, bisa saja Sirekap keliru akibat human error.

“Mungkin saja terjadi karena salah tulis atau karena kelelahan,” ujarnya, kemarin.

Rusnailah menyarankan semua pihak yang merasa dirugikan untuk segera mencocokkan datanya pada rekapitulasi tingkat kecamatan. Saat ini sedang berlangsung sampai 2 Maret nanti.

“C1 akan dibuka lagi pada rekapitulasi di kecamatan, bisa dilihat bersama dan dicocokkan. Saya yakin insyaallah dengan kepala dingin bisa terselesaikan,” tutupnya.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Sirekap #banjarmasin #Pemilu 2024 #perhitungan suara #kpu