MARTAPURA – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono memberi sinyal kepada kader PPP Kalsel, Aditya Mufti Ariffin untuk maju di Pilkada Kalsel tahun 2024 mendatang.
“Sangat terbuka (Aditya, red), baik di tingkat Provinsi maupun Kota," ucap Mardiono, usai berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (purn) Hasan Basry di Landasan Ulin, Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru itu dikonfirmasi tadi malam. Namun, Aditya belum memberikan jawaban terkait hal ini.
Mardiono meminta PPP di Kalsel untuk fokus pada perolehan kursi pemilihan legislatif 14 Februari 2024. Hasil itu menentukan langkah PPP dalam menyongsong Pilkada di November mendatang.
“Kita selesaikan dulu Pemilu ini. Jika perolehan kursi legislatif meningkat signifikan, maka bargaining politik akan lebih mudah, baik itu Pilgub maupun Pilwali,” yakinnya.
Berkaca hasil Pemilu 2019 di Banjarbaru, PPP sukses memperoleh empat dari total 30 kursi yang diperebutkan.
Sedangkan di tingkat Kalsel, partai berlambang Ka'bah tersebut hanya mampu memperoleh tiga kursi.
Mardiono menginginkan para kader PPP siap berkompetisi pada pesta demokrasi kali ini. "Siapkan diri secara matang. Baik caleg di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, maupun DPR RI," tegasnya.
Mardiono meyakini target ketercapaian kursi PPP akan mengalami kenaikan dalam Pemilu 2024, apalagi Kalsel termasuk lumbung suara buat PPP.
Bahkan, pernah menduduki pimpinan dewan. “Di DPR RI saat ini kita (dapat, red) satu Dapil. Tahun ini, Insya Allah dua Dapil kita amankan (di Kalsel, red)," tegasnya.
Dalam agenda tersebut, Mardiono juga mengunjungi Pasar Martapura, didampingi anggota DPR RI Fraksi PPP, Syaifullah Tamliha.
Mardiono senang dapat bersua langsung dengan masyarakat di pasar tradisional.
Ia juga mendorong pasar tradisional di Kabupaten Banjar terus eksis di tengah banyaknya pasar swalayan.
"Kita mendorong agar pasar tradisional ini terus dilestarikan. Banyak rakyat yang belum mampu belanja ke mal maupun ke swalayan," sebut Mardiono.
Syaifullah mengatakan kunjungannya ke pasar tradisional ini sekalian dalam rangka mengecek harga. "Kami juga membeli kerajinan khas Martapura. Tentunya makan bersama dengan warga," ucap Tamliha.
Mardiono dan Tamliha melakukan kunjungan ke beberapa tempat lainnya di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.
Mereka juga melakukan temu masyarakat di Desa Pesayangan dan ziarah ke makam Datu Kelampayan. Sementara di Kota Banjarbaru, mereka berziarah ke makam Hasan Basri di Landasan Ulin Kota Banjarbaru.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief