RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Persaingan di dunia kerja semakin ketat. Tanpa keahlian dan skill yang mumpuni, kesempatan memenangkan persaingan kerja tersebut bakal semakin nihil.
Untuk itu, pendidikan menjadi modal yang sangat penting dalam meraih kesuksesan di dunia kerja.
Hal ini diterapkan dengan baik oleh Politeknik Andalan Kalimantan (Polanka) Banjarmasin.
Dengan fokus memberikan pendidikan di bidang kesehatan, para lulusan Polanka dipastikan siap bersaing di dunia kerja.
"Para mahasiswa Polanka digembleng dengan maksimal dalam membidangi dunia kesehatan. Hingga kini, Polanka Banjarmasin sudah meluluskan para tenaga kesehatan (nakes, red) berkulitas dan sebagian besar sudah terserap di dunia kerja," ujar Ketua Polanka Banjarmasin, H Anwar Hadimi di sela-sela acara Wisuda Polanka Banjarmasin 2026 di Ballroom HBI, Sabtu (3/10/2026).
Pria yang akrab disapa H Hadimi ini menuturkan para jebolan Polanka banyak terserap di sejumlah fasiltas kesehatan negeri maupun swasta. "Ada yang jadi nakes di rumah sakit pemerintah, puskesmas, hingga rumah sakit swasta. Apalagi, tingkat kebutuhan nakes saat ini semakin meningkat, baik di perkotaan hingga di daerah terpencil," sambungnya.
Hal penting lainnya yang diberikan kepada para lulusan Polanka Banjarmasin adalah etika dalam pengabdian. "Tak hanya unggul dan terampil dalam pelayanan kesehatan, para lulusan Polanka Banjarmasin juga kami berikan pendidikan akhlak dan etika yang baik. Supaya nanti ketika terjun ke dunia kerja, bisa memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada masyarakat," sambungnya.
Sementara itu, Husin, Rektor Polanka Banjarmasin menyebutkan ada empat Program Studi Diploma IV (D IV) yang diwisuda. Yakni, Prodi Analis Kesehatan, Teknik Elektromedis, Fisioterapi, dan Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para lulusan Polanka Banjarmasin yang diwisuda pada hari ini. Semoga, ilmu yang diterima dapat diterapkan dengan baik dan memberikan manfaat berharga kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat umum," tandasnya.
Di sisi lain, Aisyah, salah satu peserta wisuda menyatakan dirinya ingin mengabdikan diri di kampung halamannya di Batulicin. "Kebetulan nakes di kampung halaman saya masih terbatas, terutama untuk analis kesehatan pada perusahaan tambang. Mudah-mudahan, setela lulus dari Polanka Banjarmasin, saya bisa segera bekerja," tandasnay
Editor : Fauzan Ridhani