RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu fokus PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah lingkar operasional. Melalui Tambang Kintap, Arutmin mendukung pengembangan akses pendidikan bagi masyarakat melalui program pendidikan kesetaraan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui Kelompok Belajar Kintap Cerdas, kelompok belajar binaan Yayasan PPMK yang berada di bawah naungan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pelaihari. Sebanyak 21 warga belajar, resmi diwisuda pada Rabu (9/9/2026). Terdiri dari lima peserta Program Paket B setara jenjang SMP dan 16 peserta Program Paket C setara jenjang SMA.
Program pendidikan kesetaraan ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menempuh pendidikan formal, sehingga tetap memperoleh kesempatan untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan. Selain mendukung capaian akademis, program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas masyarakat di wilayah lingkar operasional.
Perwakilan Arutmin Tambang Kintap, Endang Wawan mengatakan pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam upaya perusahaan untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. “Pendidikan merupakan kunci untuk membuka peluang masa depan. Melalui Program PPM ini, Arutmin berkomitmen untuk menjembatani dan memfasilitasi masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal agar dapat memperoleh kesempatan belajar kembali,” ujar Endang.
Menurut Endang, kelulusan para warga belajar merupakan awal untuk membuka peluang pengembangan diri dan masa depan yang lebih luas. “Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal baru. Kami berharap ijazah yang telah diraih dapat menjadi bekal untuk meningkatkan peluang di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Pelaksanaan program tersebut merupakan hasil sinergi antara Arutmin, Yayasan PPMK, dan SPNF SKB Pelaihari. Pengelola Program Paket C SPNF SKB Pelaihari, Imam Khozin mengapresiasi semangat para warga belajar yang mampu menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai kesibukan dan keterbatasan. “Sinergi antara SPNF SKB Pelaihari, Yayasan PPMK, dan dukungan Arutmin sangat penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kegigihan 21 wisudawan membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas waktu,” kata Imam.
Selain prosesi wisuda dan penyerahan ijazah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat penghargaan dan hadiah kepada para pemenang perlombaan yang diselenggarakan oleh Kelompok Belajar Kintap Cerdas. Perlombaan tersebut meliputi Ranking 1 bertema Kemerdekaan Indonesia, desain poster, serta kerajinan berbahan sampah daur ulang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mengembangkan kreativitas, semangat kebangsaan, dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan warga belajar.
Melalui Program PPM sektor pendidikan, Arutmin tidak hanya mendukung peningkatan akses dan capaian pendidikan masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan karakter, kreativitas, dan kapasitas masyarakat sebagai bagian dari penguatan SDM di wilayah lingkar operasional. Wisuda 21 warga belajar Kelompok Belajar Kintap Cerdas menjadi wujud kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membuka kesempatan belajar yang lebih luas serta memperkuat fondasi pengembangan SDM secara berkelanjutan.
Editor : Fauzan Ridhani