RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Wilayah Kalimantan Selatan mendorong IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan mengembangkan konsep Green Campus dengan menjadikan kampus sebagai pusat edukasi sekaligus pengolahan sampah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kegiatan Kuliah Perdana dan Seminar Kebangsaan di IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan, Rabu (16/9/2026). IKA UNAIR Kalsel juga menyerahkan komposter anaerob kepada pihak kampus untuk mendukung pengelolaan sampah.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan IKA UNAIR Kalsel memberikan sejumlah materi kepada mahasiswa. Mulai edukasi kesehatan masyarakat, terutama mengenai seks bebas dan penyakit yang dapat ditimbulkan, hingga motivasi membangun semangat dan pola pikir mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan.
Materi lainnya berfokus pada konsep Green Campus. Kampus didorong tidak hanya menjaga lingkungan tetap hijau, tetapi juga menjadi tempat mahasiswa dan masyarakat belajar mengelola sampah.
Faturrahman, perwakilan IKA UNAIR Bidang Pengembangan, Usaha Kecil dan Koperasi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya alumni berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa.
“Kami ingin memberikan edukasi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, mulai dari kesehatan, motivasi untuk meraih kesuksesan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa perlu memiliki semangat untuk berkembang, sementara kampus juga bisa menjadi tempat belajar tentang pengelolaan sampah melalui konsep Green Campus,” ujarnya.
Dorong Kampus Jadi Pusat Edukasi
Menurut Faturrahman, konsep Green Campus diharapkan mendorong pengelolaan sampah menjadi bagian dari proses edukasi di lingkungan IAI KHAS Al-Arsyadi.
Dukungan terhadap program tersebut ditandai dengan penyerahan komposter anaerob kepada pihak kampus. Perangkat itu diharapkan mendukung langkah awal pengelolaan sampah di lingkungan kampus.
IKA UNAIR Kalsel juga ingin kegiatan tersebut tidak berhenti pada seminar. Pembahasan mengenai kelanjutan kerja sama telah dilakukan bersama pihak IAI KHAS Al-Arsyadi.
“Ini bukan hanya kegiatan sekali saja. Tadi kami sudah bersepakat dengan Kiai dan Rektor untuk melakukan tindak lanjut berikutnya. Nantinya akan ada MoU kerja sama, sehingga apa yang kami sampaikan hari ini bisa terus dilanjutkan dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kampus,” katanya.
Siapkan MoU Kerja Sama
Faturrahman mengatakan rencana nota kesepahaman atau MoU tersebut akan menjadi landasan untuk membangun kerja sama yang lebih berkelanjutan.
Kolaborasi diharapkan memperkuat hubungan IKA UNAIR Kalsel dengan pesantren dan IAI KHAS Al-Arsyadi, terutama dalam program edukasi, pengembangan mahasiswa, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Ini akan menjadi bagian penting untuk kelanjutan dari kerjasama antara IKA UNAIR Kalsel dan IAI KHAS Al-Arsyadi,” pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno