RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menjadi pemateri dalam kegiatan Kuliah Perdana dan Seminar Kebangsaan Institut Agama Islam KH Ahmad Syairazi Al-Arsyadi Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (16/9/2026).
Dalam materi tersebut, Hasnuryadi tidak hanya berbicara tentang pentingnya pendidikan dan wawasan kebangsaan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir positif, membekali diri dengan ilmu, serta membangun mental yang kuat untuk menghadapi masa depan.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melupakan orang tua dan guru dalam perjalanan meraih kesuksesan. Menurutnya, pesan dan nasihat yang diberikan orang tua maupun guru perlu dijadikan pegangan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Yang paling penting bagi kita adalah bagaimana berbakti kepada orang tua. Apa pun yang kita lakukan, jangan lupa dengan pesan dan nasihat yang sudah disampaikan orang tua dan guru-guru kita. Jalankan hal-hal baik itu dengan konsisten," ujarnya.
Hasnuryadi juga berpesan agar mahasiswa terus menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan dan menjadikannya bekal dalam menjalani kehidupan.
"Ketika orang tua sudah tidak ada, nilai-nilai dan kebaikan yang mereka ajarkan harus tetap kita teruskan. Jadilah orang yang mencintai masyarakat, bermanfaat bagi orang lain, dan selalu dekat dengan Allah. Insyaallah, itu yang menjadi bekal kita dalam menjalani kehidupan," katanya.
Selain itu, Hasnuryadi mendorong mahasiswa untuk berani memikirkan masa depan, termasuk jika ingin terjun ke dunia usaha. Menurutnya, menjadi pengusaha membutuhkan lebih dari sekadar kemauan untuk berusaha.
"Mindset kita harus selalu positif. Dalam berusaha, kita harus dibekali dengan ilmu dan memiliki mental yang kuat. Karena menjadi pengusaha tentu tidak selalu mudah, sehingga kita harus siap menghadapi berbagai tantangan," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani