RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin – Dinas Pendidikan (Disdik) Tanah Bumbu meminta seluruh sekolah meningkatkan kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Kepala Disdik Tanah Bumbu Amiluddin mengatakan, rumput ilalang yang mengering dan tumpukan sampah di sekitar sekolah perlu segera dibersihkan. Material tersebut dinilai mudah terbakar dan berpotensi memperbesar risiko kebakaran apabila terdapat sumber api di sekitar lingkungan sekolah.
“Saya mengimbau kepada insan pendidikan, khususnya kepada kepala sekolah dan jajarannya di masing-masing satuan pendidikan, agar membersihkan rumput-rumput ilalang yang sudah mengering serta sampah lainnya yang ada di sekitar sekolah,” kata Amiluddin, Jumat (11/9).
Menurut Amiluddin, kondisi kemarau yang berlangsung panjang perlu diantisipasi seluruh satuan pendidikan. Sekolah diminta tidak menunggu hingga muncul titik api untuk mulai membersihkan lingkungan. Terlebih, beberapa waktu lalu, rumput ilalang di belakang ruang kelas 7 SMPN 4 Simpang Empat sempat terbakar.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa rumput kering di lingkungan sekolah dapat menjadi ancaman saat musim kemarau. Jika tidak segera ditangani, api berpotensi merembet ke bangunan sekolah. Karena itu, setiap sekolah diminta memastikan lingkungan sekitarnya bebas dari rumput kering dan sampah yang mudah terbakar.
“Rumput-rumput kering atau sampah yang berserakan agar dibersihkan. Ini agar gedung-gedung sekolah kita tidak mudah terdampak karhutla bila terjadi di dekat lingkungan sekolah,” ujarnya.
Amiluddin berharap kepala sekolah dan seluruh jajaran segera menjalankan imbauan tersebut. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya preventif menghadapi risiko kebakaran selama kemarau.
“Kita lakukan pencegahan sejak dini. Semoga kita semua dijauhkan dari bala bencana dampak dari kemarau panjang ini,” pungkasnya.
Editor : Arif Subekti