Pengasuh TPA di Balangan dan Tabalong Dibekali Pengetahuan Cegah Stunting

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 11:04 WIB
SEMANGAT: CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi memberi motivasi kepada para pengasuh TPA Balangan dan Tabalong untuk mengikuti SIBIMA dan TAMASYA.
SEMANGAT: CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi memberi motivasi kepada para pengasuh TPA Balangan dan Tabalong untuk mengikuti SIBIMA dan TAMASYA.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Sebanyak 36 pengasuh Taman Penitipan Anak (TPA) di Tabalong dan Balangan mengikuti pelatihan Sistem Belajar Mandiri (SIBIMA) yang terintegrasi dengan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Guest House Dahai PT Adaro Indonesia, Kamis (10/9/2026).

Pelatihan tersebut membekali para pengasuh dengan materi Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas), terutama tentang pengasuhan yang berkualitas, responsif, aman, serta mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Azwin Rakhman Diny, mengatakan peningkatan kapasitas pengasuh menjadi bagian penting dalam program TAMASYA.

“Pengasuhan di TPA semakin penting karena aktivitas orang tua bekerja semakin tinggi,” ujarnya.

Menurut Azwin, keterbatasan waktu orang tua bersama anak membuat TPA tidak cukup hanya menjadi tempat menitipkan anak. Lingkungan TPA juga perlu mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan anak.

Ia menjelaskan, BKB Emas menjadi salah satu upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan keluarga dan pengasuh balita. Stunting terjadi ketika kekurangan gizi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pengasuh di TPA memiliki peran karena anak menghabiskan sebagian waktunya di tempat pengasuhan.

“Karena waktu anak bersama orang tua semakin terbatas, TPA menjadi salah satu lingkungan penting bagi anak,” jelasnya.

TINGKATKAN WAWASAN : Jajaran Pengasuh TPA di Balangan dan Tabalong terlihat antusias mendapatkan pelatihan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.
TINGKATKAN WAWASAN : Jajaran Pengasuh TPA di Balangan dan Tabalong terlihat antusias mendapatkan pelatihan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui BKB Emas, para pengasuh dibekali pengetahuan mengenai pengasuhan yang berkualitas, responsif dan aman, sehingga kebutuhan anak selama berada di TPA dapat lebih diperhatikan, termasuk dalam mendukung tumbuh kembangnya.

Sementara itu, CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi menyampaikan pesan CSR Department Head PT Adaro Indonesia Iwan Ridwan bahwa pembinaan pendidikan anak usia dini di wilayah operasional Adaro telah dilakukan sejak lama melalui program PAUD Berkarakter bersama Indonesia Heritage Foundation dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).

Pelatihan SIBIMA dan TAMASYA ini menjadi bagian dari sinergi Adaro bersama BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kapasitas pengasuh.

“Mudah-mudahan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengasuh,” ujarnya.

Ke-36 peserta pelatihan berasal dari TK Tunas Bangsa Balangan, PAUD Sekolah Alam Sabarakawa Tabalong, TPA Rumah Semut Tabalong, PAUD Avicenna Tabalong, serta Sekolah Kembang Tumbuh Anak (SKTA) Smartkey Islamic Montessori.

Editor : Fauzan Ridhani
Taman Penitipan Anak (TPA) Tabalong tanjung Balangan YABN