Cegah Diabetes Anak di Desa Binawara, STIKES Darul Azhar Hadirkan SmartKelor Kids

admin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:37 WIB
PENDAMPINGAN: Tim PKM STIKES Darul Azhar berfoto bersama warga Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu.(Foto: Tim PKM STIKES Darul Azhar) 
PENDAMPINGAN: Tim PKM STIKES Darul Azhar berfoto bersama warga Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu.(Foto: Tim PKM STIKES Darul Azhar) 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN - Berdasarkan data administratif kesehatan daerah, Kabupaten Tanah Bumbu merupakan daerah dengan jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) yang relatif tinggi di Kalsel.
 
Tingginya prevalensi DM pada populasi umum, serta meningkatnya jumlah peserta skrining penyakit tidak menular menunjukkan adanya potensi risiko yang juga dapat berdampak pada kelompok usia anak. 
 
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Desa Binawara, diperoleh gambaran bahwa kejadian DM pada anak masih belum banyak teridentifikasi secara dini, baik oleh orang tua maupun tenaga kesehatan.
 
Sebagian besar orang tua belum memahami faktor risiko DM pada anak. Seperti tingginya pola konsumsi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta riwayat keluarga. Sehingga, keluhan awal sering dianggap sebagai kondisi biasa. Observasi di lapangan juga menunjukkan keterbatasan skrining rutin DM pada anak. 
 
Kondisi ini berpotensi menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif yang lebih terstruktur, melalui peningkatan edukasi kesehatan dan penguatan peran Puskesmas, serta para kader dalam deteksi dini DM pada anak.
 
Ketua Kader Kesehatan Desa Binawara, Jauhar Latifah menyampaikan dalam pelaksanaan kegiatan organisasi kader kesehatan masih dijumpai beberapa permasalahan mendasar.
 
Yakni, meliputi keterbatasan pengetahuan kader terkait DM. Selain itu, kondisi perekonomian masyarakat desa yang masih belum stabil. 
 
Untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan sekaligus keterampilan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Desa Binawara, diusulkan program penerapan teknologi literasi digital dengan memanfaatkan kekayaan tanaman lokal.
 
Yakni, kelor sebagai basis pengembangan usaha digital berbasis agribisnis. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kemampuan mengolah, mengemas, dan memasarkan produk olahan kelor, serta tanaman lokal lainnya. 
 
Selain itu, pendekatan ini tidak hanya berkontribusi pada upaya promotif dan preventif kesehatan, khususnya dalam menurunkan risiko penyakit diabetes pada generasi muda di Desa Binawara.
 
Dosen STIKES Darul Azhar yang diketuai Tika Sari Dewy SKep Ns MKep, bersama tim yang beranggotakan Herdy Juniawan SKep Ns M Kep dan Apt Iwan Yuwindry M Farm, beserta anggota mahasiswa melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu sejak April 2026.
 
Tim PKM STIKES Darul Azhar juga sudah beberapa kali menggelar pertemuan langsung untuk melakukan pendampingan Kader di Desa Binawara.
Editor : Fauzan Ridhani
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) STIKES Darul Azhar Diabetes Melitus (DM) batulicin Kabupaten Tanah Bumbu