PRESENTASI: Perwakilan BNN, Didi menyampaikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada para penerima Beasiswa Arutmin.
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU — PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha PT BUMI Resources Tbk (BUMI), terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, tangguh, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan bagi sekitar 70 penerima Beasiswa Arutmin Program Effort dan Vokasi yang digelar di Hotel Novotel Banjarbaru, Kamis (27/8/2026).
Mengangkat materi bahaya penyalahgunaan narkoba dan kesehatan mental, kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan serta kesadaran dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik selama menempuh pendidikan maupun menjelang memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Para penerima beasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, yakni Universitas Lambung Mangkurat (ULM), UIN Antasari Banjarmasin, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, dan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)
Bekal Sebelum Memasuki Dunia Kerja
Program pembinaan ini menjadi bagian dari pendekatan Arutmin dalam mengembangkan penerima beasiswa secara lebih komprehensif. Dukungan pendidikan yang diberikan perusahaan tidak hanya diarahkan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dilengkapi dengan penguatan karakter dan kapasitas personal.
* Materi Bahaya Narkoba: Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai risiko dan dampak penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendorong mahasiswa untuk mampu menjaga diri serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
* Kesehatan Mental: Diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengenali dan menghadapi berbagai tekanan yang mungkin muncul dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tuntutan akademik, ekspektasi karier, hingga dinamika sosial.
Bagi Arutmin, kemampuan mengelola diri dan mengambil keputusan secara bijak merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda sebelum memasuki dunia profesional.
Mewakili manajemen Arutmin, Diana Puspita mengatakan bahwa mahasiswa penerima beasiswa perlu terus mengembangkan kapasitas diri agar mampu menghadapi perubahan dan tantangan di masa mendatang.
"Kami berharap para penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga terus meng-upgrade kapasitas diri, tidak pernah berhenti belajar, serta tetap bijak dalam bersikap dan mengambil keputusan di tengah tantangan zaman," ujar Diana.
Menurut Diana, proses pendidikan seharusnya tidak hanya menghasilkan individu yang memiliki kemampuan akademis, tetapi juga membentuk karakter dan kematangan dalam menghadapi kehidupan.
Apresiasi Penerima Beasiswa
Dukungan yang diberikan Arutmin mendapat apresiasi dari para penerima beasiswa. Azka, salah satu peserta kegiatan, menyampaikan bahwa program beasiswa yang diterimanya tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan tambahan melalui berbagai kegiatan pembinaan. "Terima kasih banyak kepada Arutmin yang telah membantu kami, mulai dari biaya kuliah, uang saku, hingga kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Kami merasa kegiatan pembinaan ini menjadi wadah bagi kami untuk mendapatkan pengetahuan dan ilmu yang lebih. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan," ungkap Azka.
Membangun SDM Berdaya Saing
Melalui Program Beasiswa Effort dan Vokasi, Arutmin menegaskan bahwa investasi pada pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kalsel.
Pendekatan tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan biaya pendidikan, tetapi juga diarahkan pada character building, peningkatan kapasitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja.
Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Arutmin dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia Kalimantan Selatan yang unggul, tangguh, berintegritas, dan berdaya saing.
Editor : Fauzan Ridhani