RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Banjir yang kerap merendam sejumlah fasilitas di UPTD SDN 2 Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyebabkan sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan.
Salah satu fasilitas yang kondisinya cukup memprihatinkan adalah jembatan penghubung antara ruang kelas 1, 2, 3 dan 4 dengan ruang kelas 5 dan 6.
Jembatan yang terbuat dari kayu ulin tersebut mulai lapuk, terutama pada bagian dinding dan lantainya. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan siswa maupun guru yang setiap hari melintas.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala memastikan jembatan tersebut akan diperbaiki. Bahkan, jembatan kayu itu rencananya akan diganti dengan konstruksi yang lebih permanen.
"Jembatan tersebut akan kita ganti dengan yang lebih permanen agar para siswa dan guru saat melintas di sana lebih aman," ujar Kepala Disdikbud Tala, Myrza Fazrina, Selasa (25/8/2026).
Selain jembatan, Disdikbud Tala juga akan memasang pagar di depan toilet sekolah. Pemasangan pagar dilakukan untuk meningkatkan keselamatan siswa, mengingat lingkungan sekolah berada di lahan gambut dan kerap tergenang saat hujan.
"Saat ini di depan toilet belum ada pagar. Nanti kita buatkan pagar agar lebih aman karena bangunan sekolah ini dibuat di lahan gambut dan saat hujan ada genangan," katanya.
Tak hanya itu, ruang kelas 1, 2, 3 dan 4 yang selama ini kerap terendam banjir juga akan ditinggikan. Upaya tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak lagi terganggu akibat genangan air yang masuk ke ruang kelas saat musim hujan.
"Ruang kelas itu akan kita tinggikan agar tak terendam lagi saat musim hujan," tandasnya.
Terpisah, Kepala UPTD SDN 2 Pandahan, Isnaniah, berharap perbaikan jembatan nantinya dapat menyesuaikan ketinggiannya dengan lantai ruang kelas 5 dan 6.
Ia juga berharap peninggian lantai ruang kelas 1, 2, 3 dan 4 dapat segera direalisasikan sehingga persoalan banjir yang selama ini terjadi dan menghambat kegiatan bisa teratasi.
"Dengan adanya perhatian ini kami harap sekolah kami menjadi lebih baik lagi ke depannya," harapnya.
Editor : M Oscar Fraby