RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Sebagai bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi, Tim Pengabdian Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Dr Nilna Amal melakukan kegiatan pendampingan kepada masyarakat Desa Caraka Jaya Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru. Yakni, dengan memberdayakan masyarakat setempat agar dapat melakukan diversifikasi pada tanaman yang mereka budidayakan. Serta, meningkatkan pengetahuan mengenali hama dan penyakit tanaman, sekaligus cara menanggulanginya.
Pendampingan dimulai dengan mengedukasi para petani menanam cabai dengan menggunakan pupuk organik. Selama ini, petani hanya menggunakan pupuk kimia yang menimbulkan resistensi tanaman, sehingga membuat hama kadang tidak terkendali.
Pendampingan terlaksana berkat kerja sama Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Dalam hal ini, oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian dengan PT Natural Nusantara (NASA) Yogyakarta yang memproduksi pupuk organik skala nasional. PT NASA juga melibatkan tenaga ahli pupuk organik, yaitu Ir Eko Zulkifli SP MSc IPM yang turut mendampingi dan membimbing petani melakukan proses demplot dan pemberian pupuk organiknya.
Selain itu, program yang didanai oleh Kemdiktisaintek ini juga melaksanakan Pelatihan Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman, serta Cara Menanggulanginya. Kemudian, pelatihan Pembukuan Usaha Tani dan Analisis Ekonomi Sederhana untuk Kelompok Tani, serta Pengelolaan Organisasi yang Mandiri dan Produktif yang diisi langsung oleh Amiratu Zakiah SP MP dan Dr Nilna Amal ST M Eng. Pelatihan dilakukan di rumah salah seorang anggota Kelompok Tani Berkat Mufakat.
Pelatihan bertujuan membimbing anggota Kelompok Tani Berkat Mufakat menerapkan pembukuan pada usaha tani dan melakukan analisis sederhana mengenai mengenai keuntungan yang dapat diperoleh. Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh para anggota kelompok tani, dan bertekad akan menerapkan ilmu yang diberikan. “Kami berterima kasih kepada Tim ULM yang sudah memberi bantuan. Dan, kami berharap masih akan terus didampingi setelah ini,” ungkap Ketua Kelompok Tani Berkat Mufakat, I Made Sunarya.
Program masih berlanjut dengan proses demplot tanaman bawang dan cabe yang ditanam dengan menggunakan pupuk organik. Diharapkan hasilnya akan membantu masyarakat setempat meningkatkan pendapatannya. Program ini juga ikut mendorong pelaksanaan pertanian yang ramah lingkungan sebagai bagian dari SDGs.
Editor : Fauzan Ridhani