Arutmin, OJK, dan BI Perluas Akses Keuangan Bagi Masyarakat Desa Sarang Tiung

admin • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:43 WIB
dhadgahy
PRESENTASI: Narasumber menyampaikan materi edukasi kepada peserta kegiatan Inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru.(Foto-foto: PT Arutmin Indonesia)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU - PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha PT BUMI Resources Tbk (BUMI), melalui Arutmin NPLCT berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan dan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan Inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru pada 22–23 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan naik kelas.

Kolaborasi Lintas Sektor

Pelaksanaan Inkubasi EKI turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, anggota Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan, PT BPR Kotabaru Perseroda, serta BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif di tingkat desa. Melalui sinergi berbagai pihak, masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan semakin mudah memperoleh informasi serta memahami akses terhadap produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

sdgdsds
KONSULTASI: Masyarakat didampingi Arutmin berkonsultasi dengan OJK terkait akses dan layanan keuangan dalam kegiatan Inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sarang Tiung.

Edukasi Keuangan dan Penguatan Kapasitas UMKM
Rangkaian kegiatan diisi dengan edukasi keuangan, workshop Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK), serta penguatan kapasitas UMKM dan masyarakat desa.

Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pencatatan keuangan usaha. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai berbagai layanan keuangan, termasuk produk pembiayaan KURDA (KUR Daerah), tata cara menjadi agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif), serta informasi terkait layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha sekaligus membuka peluang akses terhadap sumber pembiayaan dan layanan keuangan formal.
Mendorong UMKM Lebih Mandiri dan Berdaya Saing.

Kepala Divisi EPK, PEPK, Keuangan Daerah dan LMS Kantor OJK Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa pelaksanaan Inkubasi EKI di Desa Sarang Tiung merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan yang inklusif di tingkat desa.

fsfdh
ANTUSIAS: Masyarakat aktif mengikuti sesi tanya jawab dalam kegiatan Inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru.

“Melalui Ekosistem Keuangan Inklusif, kami ingin memastikan masyarakat dan pelaku UMKM di Desa Sarang Tiung tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu mengakses dan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak menjadi penting untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif di tingkat desa,” ujarnya.

Salah satu peserta kegiatan, Muzdalifah mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM, khususnya mengenai akses terhadap layanan keuangan. “Pelatihan ini sangat menarik karena kita jadi mengetahui informasi terkait akses pinjaman untuk meningkatkan jangkauan produk kita. Selain itu, kita juga bisa cek riwayat pinjaman melalui SLIK yang disediakan OJK,” ujar Muzdalifah.

Menurutnya, informasi yang diperoleh selama kegiatan menjadi bekal bagi pelaku UMKM untuk lebih memahami berbagai pilihan layanan keuangan yang tersedia dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Komitmen Arutmin dalam Pemberdayaan Masyarakat
Bagi Arutmin, kegiatan Inkubasi EKI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat di wilayah operasional. Melalui kolaborasi bersama OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Arutmin terus mendorong terciptanya ekosistem yang dapat memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku UMKM.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM Desa Sarang Tiung untuk tumbuh lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dengan adanya penguatan literasi, akses, dan pemanfaatan layanan keuangan secara tepat, Inkubasi EKI diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa.

sasds

DOKUMENTASI: Arutmin bersama OJK dan para pemangku kepentingan berfoto bersama usai pelaksanaan kegiatan Inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru.

Editor : Fauzan Ridhani
OJK Kalsel bank indonesia keuangan inklusif kabupaten kotabaru PT Arutmin