Targetkan Pertanian Maju, Kabupaten HSU Terima 347 Mahasiswa KKN-Magang ULM, Bupati Pesan Ini

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 11:22 WIB
SWAFOTO: Bupati HSU H Sahrujani dan Wabup Hero Setiawan berfoto bersama mahasiswa KKN-Magang Fakultas Pertanian ULM. (Foto: Pemkab HSU)
SWAFOTO: Bupati HSU H Sahrujani dan Wabup Hero Setiawan berfoto bersama mahasiswa KKN-Magang Fakultas Pertanian ULM. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Sebanyak 347 mahasiswa Program KKN-Magang Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi diterjunkan ke Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Selama sekitar 40 hari, mereka akan mengabdi sekaligus menjalani magang di berbagai desa untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.

Penyambutan berlangsung di Gedung Abdul Wahid, Amuntai, Senin (27/7/2026). Bupati dan Wakil Bupati HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan menyambut langsung ratusan mahasiswa tersebut.

Hadir pula Sekretaris Daerah HSU, H Adi Lesmana dan Ketua DPRD HSU, H Fadilah. Anggota DPRD HSU Komisi I, Muhammad Zakki Yamani dan Dekan Fakultas Pertanian ULM, Prof Akhmad Rizali Saidy, jajaran dosen, Kepala SKPD, Camat, Kepala desa, serta para mahasiswa peserta KKN-Magang.

Dalam sambutannya, Sahrujani menyebut pelaksanaan KKN-Magang Fakultas Pertanian ULM di HSU menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian.

Menurutnya, penempatan 347 mahasiswa secara terpusat di satu kabupaten merupakan langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan sejalan dengan visi HSU Bangkit melalui konsep Agro Metropolitan.

"Ini luar biasa. Sepengetahuan saya, baru kali ini KKN dilaksanakan dalam jumlah besar di satu kabupaten. Ini adalah kerja nyata yang sangat selaras dengan visi HSU Bangkit," ujarnya.

Sahrujani juga memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Hero Setiawan atas komitmennya memajukan sektor pertanian di HSU.

Ia menilai berbagai langkah yang dilakukan selama masa kepemimpinan mereka mulai menunjukkan hasil nyata, termasuk terjalinnya kerja sama dengan Fakultas Pertanian ULM.

"Belum sampai satu setengah tahun kami memimpin HSU, sudah dibuktikan dengan hadirnya para mahasiswa ini. Mereka diharapkan menjadi teladan bagi petani sekaligus memperoleh pengalaman berharga di lapangan," katanya.

Bupati mengungkapkan, sektor pertanian menjadi prioritas pembangunan daerah. Hal itu terlihat dari capaian luas tanam padi yang melampaui target pemerintah provinsi.

Target tanam HSU pada 2025 sebesar 14.350 hektare berhasil direalisasikan hingga sekitar 17.682 hektare. "Capaian ini menunjukkan semangat masyarakat untuk bertani sangat tinggi. Pemerintah daerah akan terus memfasilitasi agar petani dapat bertanam dengan lebih baik," jelasnya.

Pemkab HSU, lanjut Sahrujani, juga terus mendukung pengembangan lahan pertanian melalui pembersihan dan pengelolaan lahan secara swakelola agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Ia berharap tidak ada lagi lahan yang dibiarkan terlantar setelah dibersihkan. "Kalau lahannya sudah siap, jangan sampai tidak ditanam. Kita ingin seluruh lahan produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Kepada para mahasiswa, Sahrujani berpesan agar tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga terlibat langsung mendampingi petani melalui praktik dan inovasi yang aplikatif.

Ia bahkan berkomitmen turun langsung mengunjungi lokasi KKN-Magang selama kegiatan berlangsung untuk melihat perkembangan di lapangan.

"Saya tidak ingin hanya menerima laporan. Saya ingin melihat langsung apa yang dilakukan mahasiswa dan bagaimana manfaatnya bagi masyarakat," ujarnya.

Selain itu, mahasiswa diminta mampu beradaptasi dengan masyarakat, menghormati adat dan aturan setempat, serta menjaga sikap selama menjalankan pengabdian.

"Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar, mengabdi, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya.

Kehadiran 347 mahasiswa KKN-Magang Fakultas Pertanian ULM di HSU diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong inovasi pertanian, meningkatkan kapasitas petani, serta mempercepat terwujudnya HSU Bangkit sebagai kawasan Agro Metropolitan.

Editor : Fauzan Ridhani
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara