RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG – Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama PT Adaro Indonesia meluncurkan Program Robotika SIGMA (Sains & Inovasi untuk Generasi Maju Banua dan Indonesia) bekerja sama dengan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) sebagai upaya memperluas akses pembelajaran robotika dan memperkuat literasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di 14 sekolah dasar Kabupaten Tabalong.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan simbolis perangkat pembelajaran robotika kepada perwakilan sekolah penerima manfaat oleh Section 1 Head YABN Zulfa Anita, Koordinator Program Robotika SIGMA YABN Rully Prameswari, CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi, serta Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama PRSI Riksa Rifqi Fuadi di Gedung Pusat Informasi Tabalong, Senin (20/7/2026).
Ketua Pengurus YABN, Zuraida Murdia Hamdie mengatakan literasi STEM pada pendidikan dasar merupakan fondasi penting untuk membangun kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills). "Melalui Program Robotika SIGMA, kami berharap minat belajar STEM siswa semakin meningkat melalui pembelajaran robotika yang menyenangkan, menantang, dan sesuai perkembangan zaman," katanya.
Program Robotika SIGMA diawali dengan Training of Trainers (ToT) yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026 dan diikuti 28 guru dari 14 sekolah dasar. Selanjutnya, robotika akan diterapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang menjangkau sekitar 280 siswa kelas III hingga V pada tahun ajaran 2026/2027 melalui pendekatan play-based learning yang interaktif dan menyenangkan.
Koordinator Program Robotika SIGMA YABN, Rully Prameswari mengatakan program ini hadir sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi. "Teknologi terus berkembang. Guru harus mengikuti perkembangan zaman agar dapat menyiapkan peserta didik menghadapi masa depan," ujarnya.
CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi berharap para guru peserta pelatihan semakin melek teknologi sehingga mampu menularkan pengetahuan tersebut kepada para siswa. "Keberhasilan program ini tentu akan kami ukur. Mudah-mudahan dampaknya positif," katanya.
Sementara itu, Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama PRSI, Riksa Rifqi Fuadi menjelaskan pembelajaran robotika dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan motorik siswa melalui metode belajar yang dikemas seperti bermain.
YABN secara konsisten menjalankan berbagai program CSR Grup AlamTri dan Adaro di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, serta sosial budaya. Di bidang pendidikan, YABN telah melaksanakan Program PAUD Berkarakter, Program Pesantren Sejahtera, Program Beasiswa Indonesia Bright Future Leader (IBFL), serta pembagian 10.000 paket seragam sekolah pada 2025 sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Editor : Fauzan Ridhani