RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Berada di jantung Kota Rantau ternyata bukan jaminan sebuah sekolah dipadati peserta didik baru. Kondisi itulah yang dialami SDN Perintis Raya pada tahun ajaran 2026/2027.
Sekolah dasar negeri tersebut hanya menerima delapan peserta didik baru.
Meski terbilang sedikit, jumlah itu justru menjadi capaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala SDN Perintis Raya, Jumiati, mengatakan pada tahun ajaran 2025 sekolahnya bahkan hanya memperoleh dua siswa baru. Saat ini, total peserta didik dari kelas I hingga kelas VI hanya berjumlah sekitar 40 orang.
Menurutnya, minimnya jumlah pendaftar bukan disebabkan kualitas pembelajaran maupun tenaga pendidik. SDN Perintis Raya memiliki sumber daya manusia yang memadai untuk melaksanakan proses belajar mengajar.
Namun, posisi sekolah yang berada di antara tiga sekolah favorit membuat persaingan mendapatkan peserta didik baru tidak mudah.
"SDM kami cukup. Hanya saja posisi sekolah memang diapit tiga sekolah yang menjadi pilihan masyarakat, terdiri dari dua sekolah swasta favorit dan satu sekolah negeri yang menjadi sekolah rujukan di Kabupaten Tapin," ujar Jumiati, Rabu (15/7/2026).
Meski jumlah siswa baru terbatas, pihak sekolah tetap melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagaimana mestinya. Para guru kelas I memberikan pendampingan dan pengenalan lingkungan sekolah agar delapan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan nyaman sejak hari pertama.
Jumiati berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada SDN Perintis Raya. Menurutnya, sekolah negeri tetap memiliki komitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, meski harus bersaing dengan sekolah-sekolah favorit di sekitarnya.
Editor : Arif Subekti