Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kuota Belum Terpenuhi, SMPN 12 Banjarbaru Perpanjang Pendaftaran hingga 9 Juli

Sheilla Farazela • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:59 WIB
suasana pendaftaran peserta Didik Baru di SMPN 12 Banjarbaru (Sheilla / Radar Banjarmasin)
suasana pendaftaran peserta Didik Baru di SMPN 12 Banjarbaru (Sheilla / Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Meski periode Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak di Kota Banjarbaru telah resmi berakhir, sejumlah sekolah pinggiran masih harus berjuang memenuhi kuota kelas. 

Salah satunya adalah SMP Negeri 12 Banjarbaru yang terletak di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka.

Demi menjaring lebih banyak siswa, pihak sekolah mengambil kebijakan taktis dengan memperpanjang masa pendaftaran secara mandiri hingga Kamis, 9 Juli 2026 mendatang.

Staf Tata Usaha SMPN 12 Banjarbaru, Erma, mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran ini sekolahnya menargetkan dapat menampung dua Rombongan Belajar (Rombel) dengan total kuota 64 siswa. 

Namun, hingga penutupan jalur online resmi pada 26 Juni lalu, jumlah pendaftar masih jauh dari target.

 "Karena kami masih kekurangan kuota siswa, jadi diperpanjang masa pendaftarannya. Untuk pendaftaran online kemarin masuk sampai 20 siswa, dari kuota yang disediakan sebanyak 64 siswa," ujar Erma, Rabu (1/7)

Langkah perpanjangan ini rupanya mulai membuahkan hasil. Saban hari, ada saja orang tua yang datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya secara langsung (offline).

"Alhamdulillah sampai hari ini bertambah 2 orang. Jadi per harinya ada saja orang tua yang mendaftar satu per satu. Kami membuka semua jalur pendaftaran, tetapi rata-rata yang mendaftar di sini memang berdasarkan jalur domisili (zonasi)," tambah Erma.

Jika menengok ke belakang, jumlah pendaftar di SMPN 12 Banjarbaru tahun ini memang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. 

Erma membeberkan bahwa pada tahun 2025 lalu, sekolah tersebut masih berhasil menjaring 33 siswa yang kemudian dibagi menjadi dua kelas (meski dengan jumlah siswa per kelas yang minimal).

"Kalau tahun ini, melihat kondisi sampai hari ini, kemungkinan besar hanya bisa mengakomodasi satu kelas saja," tuturnya realistis.

Terkait mekanisme administrasi bagi pendaftar di masa perpanjangan ini, Erma menjelaskan bahwa pihak sekolah fokus menerima berkas pendaftaran terlebih dahulu untuk mempermudah orang tua.

"Untuk daftar ulang nanti dijadwalkan pada minggu pertama atau kedua bulan Juli, sekalian dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) saat siswa sudah mulai turun sekolah," tutup dia. 

Pihak sekolah mengimbau kepada masyarakat sekitar yang anaknya belum mendapatkan sekolah, agar dapat segera memanfaatkan masa perpanjangan pendaftaran ini sebelum tahun ajaran baru resmi dimulai.

Sementara itu, di lokasi pendaftaran, tampak sejumlah orang tua mulai memanfaatkan masa perpanjangan ini. 

Salah satunya adalah Hadriah, warga Kelurahan Bangkal. Ia datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya yang merupakan lulusan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Banjarbaru.

Bagi Hadriah, faktor geografis yang dekat dan kemudahan proses administrasi menjadi alasan utama dirinya mantap memilih SMPN 12 Banjarbaru untuk kelanjutan pendidikan sang buah hati.

"Rumah saya di Bangkal, dekat saja dari sini. Alasan memilih SMPN 12 Banjarbaru ya karena dekat dan keinginan anaknya sendiri," ungkap Hadriah

Ia pun mengakui jika proses pendaftaran langsung ke sekolah ini sangat mudah dan tidak ribet.

Editor : Arif Subekti
#smp 13 #perpanjangan #banjarbaru #kuota