RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI - Proyek pembangunan lembaga kursus pelatihan (LKP) bahasa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) lanjut ke tahap II. Dinas Pendidikan Kabupaten HST mulai memproses tender proyek dengan nilai pagu mencapai Rp1,807 miliar.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), paket pekerjaan konstruksi tersebut memiliki kode tender 10140499000 dan saat ini telah memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Kepala Bidang Sarpras Dinas Pandidikan HST, Bayhaki Novie menjelaskan ada beberapa fasilitas yang dibangun tahap II ini.
"Pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi pemasangan partisi ruangan berbahan tempered glass, pengadaan mebel untuk ruang kelas, auditorium, serta ruang trainer/pengajar, pembangunan paving halaman, dan pengadaan peralatan elektronik seperti proyektor, smart TV, dan sistem audio," jelasnya, Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan pekerjaan direncanakan dua sampai tiga bulan. Setelah pembangunan tahap dua ini selesai pihaknya akan melakukan peresmian. "Insya Allah langsung digunakan jika sudah rampung," pungkasnya.
Puluhan perusahaan tercatat mengikuti proses tender ini. Berdasarkan data peserta yang tertera dalam sistem pengadaan, seluruh peserta telah memasukkan penawaran dengan nilai yang bervariasi.
Tiga perusahaan yakni CV Rifki Utama, CV Tujuh Langit Utara, dan CV Hosoa Abadi Perkasa menjadi peserta dengan penawaran terendah.
Ketiganya mengajukan harga penawaran yang sama, yakni sebesar Rp1.445.916.800.
Di bawahnya terdapat CV Atiga Multi Karya dengan penawaran Rp1.472.472.472,47, disusul Asland II CV sebesar Rp1.495.745.995,75 dan CV Berkah Guna Murakata Rp1,5 miliar.
Sementara itu, peserta lainnya mengajukan penawaran mulai dari Rp1,52 miliar hingga Rp1,73 miliar. Penawaran tertinggi tercatat diajukan oleh CV Arjuna Jaya Bersama dengan nilai Rp1.733.092.250,70.
Editor : Fauzan Ridhani