RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, berpromosi, hingga menjalankan usaha. Media sosial (medsos) yang dulunya hanya digunakan untuk berinteraksi, kini berkembang menjadi sarana strategis dalam pemasaran digital, penguatan merek (branding), dan pengembangan ekonomi kreatif.
Peluang tersebut mendorong berbagai komunitas, termasuk organisasi kepemudaan, untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi. Namun, tidak semua kelompok masyarakat memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola media sosial secara produktif dan profesional. Kondisi itu juga dialami oleh Karang Taruna Pemuda Pemudi Kreasi Visual di Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.
Meskipun memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital, para anggotanya masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan kemampuan desain grafis, rendahnya literasi digital produktif, hingga belum optimalnya pengelolaan konten media sosial. Padahal, berbagai aplikasi desain grafis seperti Canva dan Adobe Express kini tersedia dan mudah digunakan untuk menghasilkan konten visual yang menarik serta mendukung promosi digital.
Melihat kondisi tersebut, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (FPIK ULM) melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) menggelar pelatihan desain grafis kreatif untuk penguatan branding ekonomi digital bagi anggota Karang Taruna setempat.
Kegiatan yang dipimpin Dr Dini Sofarini bersama tim tersebut dilaksanakan pada 14 Juni 2026 dengan fokus pada pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembuatan konten promosi yang kreatif, menarik, dan mudah diterapkan oleh para pemuda. “Tujuan kegiatan ini adalah membantu pemuda Karang Taruna memanfaatkan media sosial secara lebih optimal sehingga dapat memperkuat branding dan mendukung pengembangan ekonomi digital di lingkungan mereka,” ujar Dr Dini Sofarini.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang desain grafis, teknik pembuatan konten promosi, serta strategi komunikasi visual yang efektif untuk meningkatkan daya tarik informasi di media sosial. Selain meningkatkan keterampilan digital, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Tim PDWA berharap para pemuda Karang Taruna di Kelurahan Sungai Besar ini dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mengoptimalisasi penggunaan media sosial apapun yang mereka miliki. “Jika penggunaan aplikasi Canva telah dikuasai, maka dapat diajarkan kepada kelompok karang taruna lainnya atau para pelajar/mahasiswa yang tertarik dengan desain grafis untuk memperkuat branding. Selain itu PDWA ini mendukung program MBKM yaitu praktik kerja serta mendukung tercapainya IKU 2 (mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus) dan 3 (dosen berkegiatan di luar kampus).” tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani