RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mematangkan rencana menghadirkan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di daerahnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merehabilitasi bangunan eks RSUD Usman Dundrung di Jalan Jaksa Agung, Kecamatan Tanjung, untuk dijadikan kampus baru Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) ULM.
Bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai rumah sakit dan pusat karantina pasien Covid-19 itu sudah lama tidak beroperasi. Kini, fasilitas tersebut dipersiapkan menjadi pusat pendidikan tinggi guna memperluas akses masyarakat Tabalong terhadap pendidikan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, mengatakan proses rehabilitasi ditargetkan rampung pada tahun ini. Bersamaan dengan itu, Pemkab Tabalong dan ULM juga tengah mempersiapkan berbagai persyaratan administrasi untuk pengajuan izin ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
"Saat ini sedang dilakukan penyesuaian kebutuhan PSDKU, termasuk sarana dan prasarana yang harus tersedia," ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Menurut Judid, kampus harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti ruang kelas yang memadai, ruang administrasi, kantor, kantin, musala, hingga fasilitas penunjang lainnya. Pemkab juga menyiapkan asrama bagi dosen ULM yang nantinya bertugas mengajar dari Banjarmasin.
Untuk mendukung percepatan program tersebut, Pemkab Tabalong telah menunjuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menyusun dokumen perencanaan sekaligus melaksanakan pekerjaan rehabilitasi bangunan.
Setelah seluruh fasilitas siap, Pemkab Tabalong bersama ULM akan melakukan ekspose di hadapan kementerian guna memperoleh izin operasional.
Perizinan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026. Jika berjalan sesuai rencana, sosialisasi penerimaan mahasiswa baru akan segera dilakukan ke sekolah-sekolah di Tabalong dan daerah sekitarnya.
Pada tahap awal, kampus ULM Tabalong direncanakan membuka Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan. Kedua program studi tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor industri dan pembangunan yang terus berkembang di Tabalong.
Selain memperluas pilihan pendidikan tinggi, kehadiran kampus ULM juga diharapkan melengkapi keberadaan perguruan tinggi yang telah ada sebelumnya di Tabalong, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.
Editor : Eddy Hardiyanto