RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Upaya pembinaan akhlak remaja terus dilakukan Komunitas Jalan Bersama (Jaber) melalui kegiatan kajian milenial yang menyasar kalangan pelajar di Kabupaten Tapin.
Kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMKN 1 Binuang dengan menghadirkan tausiah dari Ustadz Ahmad Mahfuzi.
Ratusan pelajar tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas santai namun sarat pesan moral tersebut.
Ketua Komunitas Jaber, Habib Syarif mengatakan, pembinaan akhlak remaja sangat penting dilakukan sejak dini, terutama di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh media sosial terhadap generasi muda.
Menurutnya, melalui kajian milenial ini pihaknya ingin menghadirkan ruang positif bagi pelajar agar lebih dekat dengan nilai-nilai agama serta memiliki karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin para remaja memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga pergaulan. Karena generasi muda hari ini merupakan penentu masa depan daerah,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan kajian milenial sengaja menyasar sekolah-sekolah agar pesan keagamaan lebih mudah diterima para pelajar. Dengan konsep yang santai dan komunikatif, diharapkan para siswa tidak merasa bosan saat mengikuti tausiah.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ahmad Mahfuzi mengajak para pelajar untuk menjaga akhlak, memperkuat ibadah serta bijak menggunakan media sosial.
Menurutnya, remaja saat ini harus mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan maupun dunia digital yang dapat merusak moral generasi muda.
“Jangan sampai masa muda dihabiskan untuk hal yang tidak bermanfaat. Isi dengan kegiatan positif, belajar, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.
Kegiatan kajian milenial tersebut juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa yang berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tapin.
Editor : Arif Subekti