RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Sebanyak 20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Banjarbaru masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) karena belum memiliki kepala sekolah (kepsek) definitif.
Pemerintah Kota Banjarbaru menargetkan seluruh posisi lowong itu terisi sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Kepala BKPSDM Banjarbaru, Slamet Riyadi mengatakan, koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Wali Kota Erna Lisa Halaby. “Usulan sedang berproses di BKPSDM,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, wali kota menginstruksikan agar kekosongan segera diselesaikan. Langkah ini penting agar administrasi sekolah tidak terganggu menjelang akhir tahun ajaran.
Meski ditarget rampung segera, Slamet mengakui ada kendala teknis. Berbeda dengan jenjang SMP dan TK yang sudah mendapat rekomendasi Badan Kepegawaian Negara, proses untuk SD berjalan lebih lambat.
“Kendalanya, calon yang sudah lulus dan punya sertifikat Calon Kepala Sekolah belum banyak. Beberapa Plt saat ini juga belum memiliki sertifikat tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Abdul Basid memastikan pihaknya terus mengawal proses ini. “Ini sudah berproses. Semoga dalam waktu dekat pengisian jabatan kepala sekolah definitif segera terlaksana,” katanya.
Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Ririk Sumari Restuningyas menyebut, banyaknya Plt dipicu gelombang pensiun kepala sekolah yang tidak diimbangi pengangkatan definitif. Akibatnya, perpanjangan masa jabatan Plt terus berulang.
“Jangan sampai berlarut hingga tahun ajaran baru. Ini PR yang harus segera diselesaikan, minimal Juli semua sudah harus rampung,” tegas Ririk.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief