Arutmin Perkuat Karakter Mahasiswa Melalui Pembinaan Mental dan Fisik
admin • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 10:54 WIB
BENTUK KARAKTER:Wakil Komandan Rindam VI/Mulawarman, Kolonel Infanteri Made Sandy Agusto menyampaikan sambutan dalam penutupan kegiatan pembinaan mental dan fisik mahasiswa (19/4/2026).(Foto-foto: PT Arutmin Indonesia)
BANJARBARU - PT Arutmin Indonesia (Arutmin) sebagai salah satu unit usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan generasi muda melalui program pembinaan mental dan fisik bagi mahasiswa penerima beasiswa. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan disiplin.
Bekerja sama dengan Rindam VI/Mulawarman, kegiatan bertema “Menempa Karakter, Meneguhkan Disiplin” ini dilaksanakan pada 17–19 April 2026. Sebanyak 41 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Kalsel turut berpartisipasi. Yakni, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), UIN Antasari Banjarmasin, Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), dan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi dan pelatihan yang mencakup kepemimpinan, kedisiplinan, pembentukan karakter, serta penguatan kerja sama tim. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan di era yang dinamis.
PRESENTASI: Mahmud Haris, Superintendent Environment & Community Development Arutmin menyampaikan materi dalam kegiatan pembinaan mental dan fisik mahasiswa.
Pada upacara penutupan, Komandan Rindam VI/Mulawarman, Ali Akhwan, melalui Wakil Komandan Rindam VI/Mulawarman, Made Sandy Agusto menyampaikan pembinaan ini berfokus pada pembentukan karakter generasi muda, khususnya generasi Z. Ia juga menekankan pentingnya rasa syukur serta kemampuan menyaring informasi di tengah derasnya arus digital agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.
Sementara itu, Superintendent Environment & Community Development Arutmin, Mahmud Haris, menegaskan bahwa para peserta merupakan mahasiswa terpilih yang memiliki potensi unggul. Menurutnya, pengembangan diri tidak cukup hanya mengandalkan Intelligence Quotient (IQ), tetapi juga perlu diimbangi dengan Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ). “Dengan kombinasi IQ dan ESQ, hal tersebut akan menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.
Melalui program ini, Arutmin berharap para mahasiswa penerima beasiswa mampu berkembang menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.