RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Selatan bergerak cepat menindaklanjuti polemik sumbangan dari orang tua siswa di MAN 2 Banjarmasin.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Muhammad Tambrin, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut, Senin (20/4/2026) pagi. Ia meninjau ruang kelas sekaligus berdialog langsung dengan para siswa untuk menggali informasi di lapangan.
Hasilnya, ditemukan adanya sumbangan dari orang tua siswa dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp3 juta. Namun, Tambrin menegaskan sumbangan tersebut tidak bersifat wajib atau dipatok.
“Kami sudah bertanya langsung ke siswa. Memang ada sumbangan dengan nominal berbeda-beda, sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Sebelumnya, pihak Kanwil Kemenag Kalsel juga telah memanggil Kepala MAN 2 Banjarmasin bersama panitia penerimaan peserta didik baru untuk klarifikasi awal.
“Jumat lalu sudah kami panggil. Hari ini kami pastikan langsung kondisi di lapangan,” katanya.
Meski demikian, temuan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Kanwil Kemenag Kalsel memastikan akan melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
“Ini akan kami tindak lanjuti. Kami ingin semuanya sesuai ketentuan,” tegas Tambrin.
Untuk memperkuat pengawasan, tim dari bidang pendidikan madrasah akan diturunkan. Kanwil juga akan berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI guna memastikan tidak ada pelanggaran.
Tak hanya itu, Kemenag Kalsel membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan, termasuk dari orang tua, alumni, hingga informasi yang beredar di media sosial.
“Kami mengapresiasi semua masukan. Ini penting untuk pembenahan ke depan,” ujarnya.
Tambrin menegaskan, seluruh proses penerimaan siswa baru di madrasah negeri wajib mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Agama.
“Kami minta semua kepala madrasah patuh pada aturan. Ini akan terus kami kawal,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Banjarmasin, Abdul Hadi menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengikuti seluruh arahan dan hasil evaluasi dari Kanwil Kemenag Kalsel.
“Kami siap menjalankan semua arahan pimpinan dan memastikan proses berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk menjaga transparansi dan melakukan pembenahan jika diperlukan.
“Jika ada yang perlu diperbaiki, tentu akan kami benahi,” tegasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto