Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wujudkan Digitalisasi Sekolah, Seluruh SD dan SMP di Kabupaten HSS Kini Dilengkapi Papan Tulis Pintar

M Padil Ihsan • Jumat, 3 April 2026 | 15:04 WIB
DIGITALISASI SEKOLAH: Ilustrasi pelajar SD belajar menggunakan media Interactive Flat Panel.(Foto: Gemini AI)
CANGGIH: Ilustrasi pelajar SD belajar menggunakan media Interactive Flat Panel.(Foto: Gemini AI)

KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat terus memacu transformasi digital di sektor pendidikan. 

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 341 satuan pendidikan di Bumi Antaludin telah menerima bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) yang merupakan program Pemerintah Pusat untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih modern dan interaktif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS, Ronaldy Prana Putra mengonfirmasi bahwa tahun 2025 menjadi momentum besar bagi sekolah-sekolah di wilayahnya dalam memperoleh akses teknologi ini. 

"Tahun 2025, di HSS banyak sekolah yang mendapat bantuan ini," ujar Ronaldy pada Kamis (2/4/2026). 

Distribusi perangkat papan tulis pintar ini mencakup berbagai jenjang pendidikan dengan capaian yang signifikan.

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), progres penyaluran telah mencapai 100 persen, di mana seluruh 214 SD dan 37 SMP di HSS kini telah memiliki perangkat tersebut. 

Sementara itu, untuk jenjang PAUD, tercatat sebanyak 90 satuan pendidikan atau sekitar 30 persen dari total 298 lembaga telah menerima bantuan serupa. 

Secara keseluruhan, dari total 549 satuan pendidikan yang ada, sebanyak 62 persen sekolah di Kabupaten HSS sudah terfasilitasi teknologi IFP.

Guna memastikan keberlanjutan penggunaan perangkat canggih tersebut, pihak dinas juga berkoordinasi dengan PLN untuk mengantisipasi kendala teknis terkait infrastruktur kelistrikan di sekolah-sekolah. 

Ronaldy mengungkapkan koordinasi ini bertujuan agar penggunaan media pembelajaran digital tidak terganggu oleh keterbatasan daya listrik. 

"Dari PLN juga datang ke kami untuk mendata sekolah-sekolah dengan daya listrik rendah, dan mengusulkan untuk menaikkan daya listrik, supaya tahan digunakan untuk media program ini," tambah Ronaldy.

Melalui dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai dari PLN, diharapkan seluruh perangkat yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan demi kemajuan sumber daya manusia di Kabupaten HSS.

Editor : Fauzan Ridhani
#interactive flat panel #papan tulis pintar #kandang #Kabupaten Hulu Sungai Selatan #Digitalisasi Pendidikan