Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

SMASA Generation XXXII Bergulir, HUT ke-73 Tahun SMAN 1 Banjarmasin Kali Ini Usung Tema Tanaya

Tia Lalita Novitri • Kamis, 12 Februari 2026 - 01:25 WIB
LEPAS MERPATI: Kepala Disdibud Kalsel, Galuh Tantri Naridra membuka gelaran SMASA Generation XXXII tahun 2026, Rabu (11/2/2026).
LEPAS MERPATI: Kepala Disdibud Kalsel, Galuh Tantri Naridra membuka gelaran SMASA Generation XXXII tahun 2026, Rabu (11/2/2026).

BANJARMASIN – SMAN 1 Banjarmasin menggelar pembukaan SMASA Generation XXXII Tahun 2026, sekaligus merayakan hari jadi ke-73 tahun, Rabu (11/2/2026).

Smasa Generation ke-32 ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga sekolah dan masyarakat. Bergulir hingga lima bulan ke depan dengan serangkaian acara seru.

Mengusung tema Tanaya, acara ini menjadi ruang pertemuan antara musik, budaya, dan kreativitas generasi muda.

Ketua panitia pelaksana, Lonetta Ziva Salsabil menjelaskan Tanaya merupakan singkatan dari Tumbuh dalam Arah Nada dan Berkarya Budaya.

Tema ini merepresentasikan perjalanan musik yang terus berkembang mengikuti zaman, tanpa tercerabut dari akar budaya Nusantara.

“Musik menjadi bahasa universal yang menyatukan, sementara budaya adalah jati diri. Keduanya kami padukan dalam SMASA Generation XXXII,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan funwalk bersama siswa, guru, serta tamu undangan. Kemudian dilanjut dengan acara seremonial. Ditutup dengan pemukulan gong dan pelepasan merpati oleh perwakilan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Galuh Tantri Naridra.

Pembukaan SMASA Generation ini juga diramaikan dengan penyerahan bakti sosial, penampilan istimewa, pentas ekstrakurikuler, fashion show, pembagian doorprize, serta pengumuman pemenang Funwalk.

Tak sekadar hiburan, kegiatan ini juga mengandung nilai edukatif. Melalui SMASA Generation XXXII, sekolah menargetkan penguatan keimanan dan ketakwaan, budaya literasi, nilai kepemimpinan, kejujuran, serta rasa tanggung jawab dan toleransi di kalangan siswa.

“Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebanggaan terhadap almamater serta mempererat silaturahmi antarwarga sekolah,” ujar Kepala SMAN 1 Banjarmasin Fery Setiawan.

Dengan konsep matang dan tema yang kuat, SMASA Generation XXXII diharapkan kembali menjadi perayaan ikonik yang tak hanya meriah, tetapi juga penuh makna bagi SMAN 1 Banjarmasin dan masyarakat luas.

Galuh Tantri mengapresiasi gelaran ini sekaligus mengucapkan selamat atas pertambahan usia SMAN 1 Banjarmasin. “SMAN 1 Banjarmasin ini salah satu sekolah tertua di Kalsel yang telah mencetak para pemimpin,” imbuhnya.

Tantri berpesan tiga hal bagi para siswa bahwa pendidikan bukan soal titel dan check list pencapaian, tetapi lebih dari itu.

Ada tiga prinsip yang ia tekankan. Pertama, pada level dasar ada how to make living, berkaitan dengan bagaimana menentukan mata pencaharian. Kedua, how to live a meaningful life yang berkenaan dengan bagaimana diri membuat hidup lebih bermakna dan bermanfaat.

“Ketiga enable life, bagaimana kita bisa memuliakan kehidupan dengan menyeimbangkan spiritual, emosional, intelektual, bermanfaat secara environment,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#SMAN 1 #dinas pendidikan dan kebudayaan #banjarmasin #Lepas Merpati #Gubernur Kalsel H Muhidin