Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ratusan Sekolah Terdampak Banjir, Kabupaten Banjar Lakukan Revitalisasi

M Fadlan Zakiri • Senin, 2 Februari 2026 | 12:07 WIB
HORMAT: Salah satu guru di SDN Pembantanan 1 hormat ke bendera saat sekolahnya kebanjiran. Tahun ini Disdik Banjar memprioritaskan memperbaiki sekolah yang terdampak banjir. (SDN PEMBANTANAN 1)
HORMAT: Salah satu guru di SDN Pembantanan 1 hormat ke bendera saat sekolahnya kebanjiran. Tahun ini Disdik Banjar memprioritaskan memperbaiki sekolah yang terdampak banjir. (SDN PEMBANTANAN 1)

MARTAPURA - Sejumlah sekolah di wilayah rawan banjir di Kabupaten Banjar bakal menjadi prioritas revitalisasi dengan konstruksi beton. Langkah tersebut menyusul temuan 117 sekolah terdampak banjir yang terjadi pada penghujung 2025 hingga awal 2026.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar saat ini tengah melakukan verifikasi dan analisis tingkat kerusakan bangunan sekolah sebagai dasar penanganan dan pengusulan rehabilitasi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik Kabupaten Banjar, Mahriansyah mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim teknis sejak 23 Januari 2026 lalu.

Mereka bertugas menganalisis laporan kerusakan infrastruktur satuan pendidikan berdasarkan indikator rusak ringan, sedang, dan berat.

“Dari laporan yang kami terima, terdata 117 sekolah dari semua jenjang terdampak banjir. Saat ini sudah 105 sekolah yang dilakukan analisis kerusakannya. Pekan depan kami targetkan seluruh kategori kerusakan sudah diketahui,” ujarnya, Minggu (1/2).

Berdasarkan data sementara hasil verifikasi, sekolah terdampak terdiri dari 57 PAUD/TK, 48 sekolah dasar (SD), dan 12 sekolah menengah pertama (SMP).

Dari jumlah tersebut, rinci Mahri, 34 sekolah masuk kategori rusak ringan, 63 sekolah rusak sedang, dan 14 sekolah rusak berat.

Mahri menjelaskan, mayoritas kerusakan terjadi pada bangunan sekolah dengan konstruksi kayu, khususnya bangunan lama yang usianya sudah puluhan tahun.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Banjir #Sekolah #Banjar