Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Anggota DPRD Kota Banjarbaru Apresiasi Peresmian Sekolah Rakyat, Tanda Sinyal Pembangunan Tak Terpusat di Jawa

Sheilla Farazela • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:53 WIB
MENYAPA: Presiden Prabowo saat menyapa para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 di Banjarbaru, Senin (12/1).
MENYAPA: Presiden Prabowo saat menyapa para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 di Banjarbaru, Senin (12/1).

BANJARBARU – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, menyambut positif peresmian 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Kota Banjarbaru.

Program prioritas presiden tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Emi Lasari mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program berbasis peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Menurutnya, selama ini keterbatasan ekonomi menjadi salah satu faktor utama tingginya angka putus sekolah, terutama di kalangan masyarakat kurang mampu.

“Sekolah Rakyat ini memberikan akses pendidikan yang sama dan merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang selama ini rentan putus sekolah,” ujar Emi.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school yang tidak hanya menekankan pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui disiplin, pendidikan agama, serta keterampilan. "Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kami berharap kualitas pendidikan peserta didik dapat meningkat secara signifikan," harapnya.

Lebih lanjut, Emi menilai dipilihnya Banjarbaru sebagai lokasi peresmian nasional menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan di era kepemimpinan Presiden saat ini tidak lagi berorientasi Jawa-sentris. Kalsel, khususnya Banjarbaru, dinilai memiliki peran strategis dalam agenda pembangunan nasional.

“Ini sinyal jelas bahwa pembangunan tidak lagi terpusat di Jawa. Banjarbaru dan Kalsel mendapat perhatian karena masih memiliki tantangan, seperti angka kemiskinan dan putus sekolah,” katanya. 

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Sekolah #dprd #banjarbaru #dewan #Sekolah Rakyat