BANJARBARU - Sekolah di Indonesia akan memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Di tengah masa libur tersebut, keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik.
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program MBG tetap berjalan meski sekolah libur. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah alternatif. “Dapur akan melakukan inventarisasi jumlah anak yang bersedia datang ke sekolah untuk mengambil makanan MBG selama libur,” ujarnya.
Sementara itu, di Banjarbaru kebijakan penyaluran MBG selama libur sekolah ternyata disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing.
Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhran, menegaskan bahwa tidak ada distribusi MBG selama masa libur semester di sekolahnya. “Sejak tanggal 24 Desember kami sudah libur. Jadi ketika libur memang tidak ada distribusi MBG. Hal ini juga sudah kami bicarakan dan koordinasikan dengan pihak SPPG,” tegasnya.
Muhran menjelaskan, distribusi MBG terakhir dilakukan sebelum libur yakni Selasa (23/12) dengan penyesuaian jadwal seiring percepatan kegiatan sekolah.
Kebijakan tersebut menurutnya masih sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan yang menekankan bahwa masa libur sekolah dimanfaatkan peserta didik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. "Dari sekolah tidak ada tugas tambahan, dan tidak ada pula pemberian MBG selama libur,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menjelaskan bahwa masa libur semester ganjil di Kota Idaman berlangsung pada 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. “Pada rentang waktu itu, semua satuan pendidikan di Banjarbaru libur tidak ada yang ke sekolah,” katanya.
Terkait distribusi MBG, Basid menyebut bahwa sebelumnya telah dilakukan rapat koordinasi di Bappeda. Dari rapat tersebut, pihak SPPG telah berkomunikasi langsung dengan sekolah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Banjarbaru, Citra Nurfitriani tak merespons wartawan Radar Banjarmasin.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief