MARTAPURA – Tim peneliti gabungan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memaparkan hasil akhir penelitian berjudul Model Inovasi Sosial: Pengembangan Wilayah Berbasis THIS (Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial) di Kabupaten Banjar. Penelitian ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Expose hasil penelitian tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Martapura, Kamis (18/12/2025), dihadiri perwakilan Perangkat Daerah, serta kecamatan se-Kabupaten Banjar.
Penelitian ini merupakan bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas–Sinergi, Skema Hilirisasi Riset Berbasis Transfer Teknologi Terintegrasi Tahun 2025, yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan dilaksanakan bermitra dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Banjar.
Tim peneliti dipimpin Prof Dr Ir Hesty Heryani M Si, IPU, ASEAN Eng (ULM) sebagai Ketua, dengan anggota Cahyono Susetyo ST M Sc PhD (ITS), serta Dr Syaharuddin S Pd MA (ULM). Model THIS yang dipaparkan menitikberatkan pada pengembangan wilayah berbasis tema unggulan daerah yang terintegrasi secara lintas sektor dan berbasis spasial, guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Banjar, Khairullah Ansari yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas expose hasil penelitian. Ia berharap model inovasi sosial yang ditawarkan dapat diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Banjar.
“Pemkab Banjar berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perencanaan dan pengembangan wilayah ke depan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Editor : Fauzan Ridhani