Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Deep Learning Model PHBK, YABN Ingin Anak PAUD Aktif Berkarakter

Ibnu Dwi Wahyudi • Kamis, 4 Desember 2025 | 19:12 WIB
BENTUK KARAKTER:Dr Florence Yulisinta MSc memberikan pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka dan Deep Learning Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) kepada para guru PAUD.
BENTUK KARAKTER:Dr Florence Yulisinta MSc memberikan pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka dan Deep Learning Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) kepada para guru PAUD.

TANJUNG – Puluhan guru PAUD di Kabupaten Tabalong dan Balangan binaan PT Adaro Indonesia diberi pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka dan Deep Learning Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) di aula SDIT An Nahl, Kabupaten Tabalong, Sabtu (29/11/2025).

Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) selaku penyelenggara menggandeng Indonesia Heritage Foundation (IHF) selaku lembaga professional terkait materi kegiatan tersebut.

Dr Florence Yulisinta MSc dan Arfida Luthfiyasari SP menjadi narasumber. Materi mereka berupa strategi pembelajaran mendalam yang dikembangkan IHF agar dapat diimplementasikan para guru peserta pelatihan.

Linda, guru PAUD TK Negeri Harapan Bangsa Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong sangat bersyukur bisa ikut pelatihan. “Alhamdulillah bisa ikut,” katanya.

Ia bertekad mempraktikkan ilmu yang didapat dari pelatihan untuk perkembangan anak didik. “Ini sangat membantu proses pemahaman karakter,” terangnya.

Menurutnya, anak akan merasa senang mengikuti proses belajar dengan pola ajar deep learning PHBK. Serta, menambah kemampuan serapan.

Kabid PAUD dan Dikmas Disdikbud Tabalong, Syamsi mengatakan pelatihan menambah peningkatan penerapan guru PAUD terhadap Kurikulum Merdeka melalui deep learning model PHBK di sekolah.

"Kurikulum Merdeka sudah berjalan dengan baik di jenjang satuan PAUD, pelatihan ini tentu akan membantu bagi guru," jelasnya.

CSR Supervisor YABN, Rodi Ermawan mengatakan kerja sama melibatkan IHF untuk mendidik anak usia dini berlangsung sejak 2018 lalu, demi mewujudkan pengembangan pendidikan karakter di dua kabupaten.

“Kami menginginkan murid bisa lebih aktif, bisa lebih berinteraksi dengan guru. Tidak hanya mendengarkan saja," ujarnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Deep Learning #tanjung #Kabupaten Tabalong #pendidikan holistik #YABN