Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Peringatan 120 Tahun Widya Dharma School Banjarmasin, Hadirkan Guru Senior dan Ratusan Alumni

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 25 November 2025 | 13:25 WIB
PERAYAAN:Pengurus Yayasan dan perwakilan para guru, serta alumni Widya Dharma School Banjarmasin bersama-sama melakukan pemotongan kue HUT. Foto:
PERAYAAN:Pengurus Yayasan dan perwakilan para guru, serta alumni Widya Dharma School Banjarmasin bersama-sama melakukan pemotongan kue HUT. Foto:

BANJARMASIN - Ratusan alumni Sekolah Mahua atau sekarang dikenal Widya Dharma School Banjarmasin yang bernaung di bawah Yayasan Makmur Harmonis Sentosa, merayakan hari jadi sekolahnya yang ke-120 tahun, pada Sabtu (22/11/2025) malam.

Pestanya meriah diselenggarakan disalah satu resto di Banjarmasin. Ada sekitar 950 alumni dari lintas angkatan dan guru-guru senior, serta para murid dari berbagai jenjang pendidikan.

Sekadar diketahui sekolah Mahua adalah sekolah tertua di Kota Banjarmasin. Sekolah ini berdiri pada tahun 1905, dan sekarang letaknya di Jalan Bandarmasih, Kompleks DPR Banjarmasin Barat. Istilah Mahua memang sangat akrab bagi warga Tionghoa Banjarmasin.

Bahkan, sekolah ini termasuk salah satu yang tertua di Indonesia. Dalam bahasa Mandarin, "Ma" adalah Majhen, yang berarti Kota Banjarmasin, sedangkan "Hwa" berarti orang Tionghoa. Dengan demikian, Mahua bermakna "sekolahnya orang Tionghoa Banjarmasin".

Kini, nama sekolah tersebut telah berubah menjadi Widya Dharma School dan memiliki program pembelajaran tiga bahasa. Yakni, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa Mandarin. Unit pendidikannya mencakup Kelompok Belajar (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Perayaan hari jadi diisi dengan berbagai penampilan para siswa, mulai dari tari Baksa Kembang, tarian 1000 wajah, hingga pertunjukan dance dan vokal. Selain itu, dipamerkan pula karya kreativitas siswa serta dokumentasi histori sekolah selama lebih dari satu abad.

Direktur Sekolah Widya Dharma, Muljadi menegaskan peringatan satu abad lebih perjalanan sekolah itu bukan sekadar seremoni, melainkan ajang memperkuat kebersamaan seluruh elemen yang pernah terlibat dalam dunia pendidikan Widya Dharma.

"Banyak alumni yang kini tinggal di berbagai daerah pun turut hadir. Ulang tahun ke-120 ini kami isi dengan berbagai penampilan dan pameran karya murid. Kami juga menghadirkan para guru senior untuk kembali merasakan suasana sekolah," ungkapnya.

Muljadi juga menuturkan perjalanan dan sejarah panjang Sekolah Widya Dharma tak lepas dari peran para pendidik yang terus menjaga komitmen mencerdaskan anak bangsa. Sejak pertama kali berdiri hingga sekarang, sekolah ini telah mengalami banyak perkembangan, baik dari sisi sarana, sistem pembelajaran, maupun jumlah peserta didik.

"Dari awal berdiri hingga saat ini, Widya Dharma sudah berkembang cukup pesat. Kini kami memiliki berbagai unit pendidikan yang berjalan, dan tenaga pendidik serta staf terus berkomunikasi dan bekerja sama menjaga kualitas sekolah," ujarnya.

Menurut Muljadi, tantangan pendidikan terus berubah sehingga sekolah dituntut bergerak lebih adaptif. Karena itu, pihaknya terus mengembangkan pola belajar yang terintegrasi dengan teknologi. "Harapan kami, Widya Dharma tetap mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing, sejalan dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat," tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#warga tionghoa #alumni #banjarmasin #Widya Dharma #resto