BANJARMASIN – Setelah bangunan sekolah dinyatakan mengalami kerusakan hingga 68 persen oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, SDN Mawar 7 harus menjalani renovasi besar-besaran.
Proyek rehabilitasi ini akan menelan anggaran Rp1,946 miliar. Ditarget rampung dalam waktu 120 hari atau empat bulan.
Pembongkaran bangunan sekolah di Jalan Cempaka IX, Banjarmasin Tengah, itu sudah dilakukan sejak pertengahan Agustus.
Sementara pengerjaan konstruksi dimulai September. Selama proses tersebut, aktivitas belajar tidak boleh berhenti. Jadi sebagian siswa dipindahkan ke sekolah lain.
"Kelas 4, 5, dan 6 kami pindahkan sementara waktu ke SDN Teluk Dalam 10. Yang bertahan di sini hanya kelas 1 sampai 3," kata wakil kepala sekolah Agus Irdan, pada Ahad (23/11).
Agus menjamin kegiatan belajar tetap aman meski berada di dekat lokasi proyek. "Ada sekat pemisah dan satpam berjaga mengawasi. Anak-anak tidak boleh mendekati area pekerjaan," jelasnya.
Salah satu siswa, Dara mengaku senang karena sekolahnya bakal memiliki ruang belajar baru. "Harapannya cepat selesai biar bisa mencoba kelas baru," ujarnya antusias.
Proyek rehabilitas enam ruang kelas ini dikerjakan oleh CV Restoe Boemi Djaya dengan dibiayai APBD 2025.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief