BANJARBARU – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti meninjau penggunaan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) di SDN 5 Guntung Manggis, Banjarbaru, Jumat (14/11).
Ia melihat langsung proses pembelajaran yang memanfaatkan IFP pada salah satu mata pelajaran.
“Saya tadi melihat pemanfaatan IFP dalam pembelajaran agama. Anak-anak antusias dan bersemangat. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari upaya kita mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujar Abdul Mu'ti.
Selain mengecek IFP, ia juga meninjau progres pembangunan ruang kelas baru di SDN 5 Guntung Manggis. Sekolah tersebut menerima bantuan revitalisasi pada 2025 berupa empat ruang kelas baru, serta bantuan toilet terdiri atas enam bilik dan dua bilik ramah disabilitas.
“Ini sekolah yang juga menerima bantuan revitalisasi dan telah mendapatkan seluruh paket program prioritas Presiden,” kata Mendikdasmen.
Sementara itu, Ketua BPMP Kalimantan Selatan Yuli Haryanto menjelaskan bahwa digitalisasi pembelajaran di Kalsel terus berkembang melalui distribusi perangkat digital dan penguatan kapasitas pendidik.
Pada tahap pertama, sebanyak 1.524 satuan pendidikan di Kalsel telah menerima IFP, termasuk 93 sekolah di Banjarbaru.
Data Dapodik, sebut Yuli, memastikan bantuan tepat sasaran. Digitalisasi tidak hanya menyentuh sekolah di kota, tetapi juga satuan pendidikan di daerah terpencil.
BPMP Kalsel sudah melakukan monitoring terhadap penerimaan dan pemanfaatan IFP di sekolah-sekolah. Hasilnya, perangkat diterima sekolah dalam kondisi baik dan telah digunakan untuk menguatkan pembelajaran mendalam yang interaktif dan menyenangkan.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief