Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jahe dan Kulit Singkong Kekuatan Baru Desa Sungai Jelai, BEM UNISM Banjarmasin Wujudkan Desa Sehat dan Sejahtera Berkolaborasi dengan PKK dan BUMDes

admin • Selasa, 11 November 2025 | 12:10 WIB
Jahe dan Kulit Singkong Jadi Kekuatan Baru Desa Sungai Jelai, BEM UNISM Banjarmasin Wujudkan Desa Sehat Dan Sejahtera Berkolaborasi dengan PKK dan BUMDes
Jahe dan Kulit Singkong Jadi Kekuatan Baru Desa Sungai Jelai, BEM UNISM Banjarmasin Wujudkan Desa Sehat Dan Sejahtera Berkolaborasi dengan PKK dan BUMDes

PELAIHARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sari Mulia (UNISM) Banjarmasin sukses melaksanakan program Pengabdian Masyarakat (PM BEM)  yang berkolaborasi dengan Ibu-Ibu PKK dan BUMDes Desa Sungai Jelai, Kabupaten Tanah Laut.

Program yang lolos pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) ini berfokus pada pengembangan obat tradisional, yaitu jamu instan jahe dan beras kencur dan produk kosmetik  dari kulit singkong.

Kegiatan yang berlangsung sejak awal Agustus 2025 ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. 

Kolaborasi ini melibatkan 20 mahasiswa BEM bersama tim dosen yang diketuai oleh Apt Setia Budi M Farm. Beranggotakan Apt Tuti Alawiyah S Farm MM, dan Sari Yanti SE MM.

Tim BEM Universitas Sari Mulia (UNISM) menjalankan program Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Jelai dengan fokus utama peningkatan kesehatan keluarga dan pencegahan stunting.

Berkolaborasi intensif dengan mitra pertama yaitu  Ibu-ibu PKK, program ini menyelenggarakan lokakarya dan pelatihan produksi jamu instan jahe dan beras kencur, menjadikan ramuan herbal kearifan lokal sebagai media edukasi kesehatan dan gizi seimbang.

Kualitas produk ditingkatkan melalui Penerapan Teknologi inovatif, menggunakan alat pengering dan pengemas modern. Seperti dituturkan Ibu Anggun dari PKK, pelatihan ini memberi manfaat ganda.

Yakni, menciptakan nilai jual produk sambil memperluas edukasi pentingnya pencegahan stunting hingga ke Posyandu.

Sinergi ini sukses menjadikan produk herbal lokal sebagai pilar utama dalam upaya kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Kolaborasi inovatif dengan mitra kedua yaitu BUMDes Desa Sungai Jelai telah mengubah paradigma limbah pertanian.

Melalui hasil riset oleh tim dosen tentang pemanfaatan , kulit singkong menjadi produk kosmetik yaitu Produk body scrub ata sabun cair melalui pelatihan formulasi mendalam.

Guna memastikan kualitas dan efisiensi, proses produksi diperkuat dengan Penerapan Teknologi Modern, memanfaatkan alat pengering dan mixer canggih.

Hasilnya, kegiatan ini sukses memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi BUMDes dalam pembuatan sabun dan bodyscrub, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang inovatif dan berorientasi pada nilai tambah.

Dosen Pembimbing Kegiatan, apt Setia Budi menjelaskan kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Kolaborasi antara kampus dan masyarakat dan lembaga desa adalah wujud nyata dari pendidikan berbasis Pemberdayaan, mahasiswa dapat belajar dan masyarakat maju," ujarnya.

Menurut Ketua Mahasiswa BEM Berdampak UNISM Banjarmasin, Muhammad Syahputra Ervansyah program ini bertujuan menciptakan kemandirian.

"Kami mahasiswa tidak hanya belajar di kelas sesuai teori tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berupaya menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang mandiri," ujarnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Unism #Universitas Sari Mulia #Pelaihari #kabupaten tanah laut #pengabdian masyarakat