AMUNTAI – Sebanyak 100 guru dari jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2025.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2025, di SMKN 2 Amuntai.
Seleksi ini bertujuan menyiapkan calon kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi kepemimpinan yang kuat di lingkungan pendidikan dasar.
Adapun formasi yang tersedia meliputi 2 formasi untuk TK Negeri, 50 formasi untuk SD Negeri, dan 8 formasi untuk SMP Negeri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU, Rahman Heriadi, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah mencapai tahap seleksi substansi tersebut.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah sampai pada tahap ini. Proses seleksi ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi juga tentang komitmen kita dalam memajukan pendidikan di HSU,” ujar Rahman di sela kegiatan.
Ia menegaskan, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak utama dalam satuan pendidikan.
Oleh karena itu, dibutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga inovatif, berjiwa kepemimpinan, dan mampu menjadi teladan bagi guru serta peserta didik.
“Kepala sekolah adalah motor penggerak utama dalam satuan pendidikan. Diperlukan sosok yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, inovatif, serta mampu menjadi teladan bagi guru dan peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rahman menegaskan bahwa Disdikbud HSU berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara transparan, objektif, dan profesional.
Dengan harapan, kepala sekolah yang terpilih benar-benar layak serta mampu membawa perubahan positif bagi sekolah yang dipimpinnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan calon kepala sekolah berkualitas, guna memperkuat mutu pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara menuju arah yang lebih baik dan berdaya saing.
Editor : Arif Subekti