AMUNTAI - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani secara resmi membuka kegiatan Talk Show In-2 Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru Kabupaten HSU Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Idham Chalid Amuntai, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten HSU.
Turut hadir Ketua DPRD HSU, H Fadilah dan Anggota Komisi II DPRD HSU, Aisha Naidela, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten HSU, Rahman Heriadi, para Kepala Sekolah, dan para pendidik di lingkungan Disdikbud HSU.
H Sahrujani menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Kabupaten HSU. “Di era transformasi pendidikan saat ini, guru dituntut tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi, membimbing, dan membentuk karakter peserta didik secara mendalam,” ujar H Sahrujani.
H Sahrujani menambahkan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) diharapkan mampu mendorong peserta didik agar tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami, merefleksikan, dan menerapkan nilai-nilai kehidupan dalam keseharian. “Guru adalah agen perubahan, dan pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat peran penting tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Kadisdikbud HSU, Rahman Heriadi dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pelatihan pembelajaran mendalam yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Kami telah menyelesaikan tahap pertama yaitu In-Service Training dan fase On-The-Job Training (OJT) di sekolah. Kini kita memasuki tahap krusial, In-Service Training 2 (In-2), yang menjadi ajang refleksi, berbagi praktik baik, dan penguatan konsep,” jelas Rahman Heriadi.
Ia menjelaskan tiga hal utama yang menjadi fokus kegiatan In-2 ini adalah, refleksi mendalam, yaitu mengevaluasi seluruh proses belajar dan praktik baik selama OJT.
Berbagi praktik terbaik, dengan saling bertukar pengalaman, tantangan, dan solusi inovatif dalam penerapan pembelajaran mendalam.
Penguatan konsep dan kompetensi, untuk memperkuat pemahaman filosofi serta kerangka pembelajaran mendalam agar lebih efektif diterapkan di kelas.
Rahman Heriadi menambahkan, kegiatan ini merupakan hasil dari tiga tahapan utama pelatihan, yaitu, In-Service Training selama 6 hari, On-The-Job Training (OJT) selama 2 bulan,dan In-Service Training 2 (In-2) selama 4 hari.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 59 guru, terdiri dari 29 guru SD dan 30 guru SMP, SMA, serta SMK.
“Talk Show In-2 ini menjadi sarana berbagi praktik baik dan pengalaman nyata selama pelaksanaan OJT, sekaligus memperkuat kolaborasi antara guru untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berkarakter,” ujarnya.
Menutup kegiatan, H Sahrujani mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum menuju pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkarakter di Kabupaten HSU. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita semua dalam mengabdi untuk dunia pendidikan,” tutupnya.
Editor : Fauzan Ridhani