MARTAPURA – Tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) MAB Banjarmasin melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang strategi pemasaran dan produk halal di Desa Rumpiang, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Hibah Kemdiktisaintek BIMA Tahun 2025.
Acara dihadiri oleh kader PKK Desa Rumpiang dan menghadirkan narasumber dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang memberikan penjelasan mengenai alur P-IRT, proses sertifikasi halal, serta tata cara pendaftaran melalui platform SIHALAL.
Ketua tim dosen Farmasi UNISKA apt Muliyani MSc menjelaskan peserta juga mendapat pembekalan strategi pemasaran untuk produk unggulan desa berbasis kearifan lokal, yaitu tepung buah nipah dan masker daun nipah.
"Materi mencakup pemanfaatan media digital, marketplace, serta strategi promosi kreatif agar produk desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan bersaing di tingkat lokal maupun nasional," jelasnya.
Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta. Rata-rata nilai awal 60 meningkat menjadi 80 setelah mengikuti kegiatan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa program edukasi berhasil memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas kader PKK.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Rumpiang diharapkan mampu berkembang menjadi “Kampung Nipah Halal”, yang tidak hanya dikenal sebagai penghasil produk berbasis nipah, tetapi juga unggul dalam aspek legalitas, keamanan, dan strategi pemasaran.
Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui skema Hibah Kemdiktisaintek BIMA Tahun 2025, LPPM UNISKA, Pemerintah Desa Rumpiang, serta seluruh mitra dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi halal berbasis potensi lokal.
Editor : Fauzan Ridhani