Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Universitas Borneo Lestari Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Berbasis Ekonomi di Liang Anggang

Raudah Anisya • Jumat, 19 September 2025 | 13:23 WIB
PENGABDIAN: Tim dari Universitas Borneo Lestari saat melakukan kegiatan di KWT Annona Muricata.
PENGABDIAN: Tim dari Universitas Borneo Lestari saat melakukan kegiatan di KWT Annona Muricata.

BANJARBARU - Universitas Borneo Lestari meningkatkan pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui diversifikasi produk Kelakai pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Annona Muricata di Kelurahan Landasan Ulin Barat Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru.

 Seperti diketahui, Kondisi wilayah Kelompok Wanita Tani (KWT) Annona Muricata yang terletak di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang merupakan daerah lahan basah yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah.

 Hampir disetiap sudut wilayah KWT ditemui beraneka ragam tanaman lahan basah seperti kelakai. Kelakai merupakan tumbuhan paku-pakuan yang tumbuh subur dan mendominasi vegatasi lahan gambut di Landasan Ulin Barat. 

Peluang ini memberikan kesempatan bagi KWT Annona Muricata dalam mengembangkan tumbuhan Kelakai sebagai produk kesehatan, mengingat permasalahan yang terjadi di KWT Annona Muracata ini adalah terganggunya masa tanam jika datangnya musim penghujan, karena kondisi tanah pada lahan yang ditanam adalah berupa tanah liat yang apabila diguyur hujan tanah akan menjadi becek dan akibatnya banyak tanaman yang rusak sebelum dipanen.

Selain itu, waktu tanam yang berbeda akan menyebabkan masa panen berbeda pula. Hal ini mengakibatkan tidak banyak persediaan sayur yang dijual oleh KWT sehingga akan mengurangi pendapatan. Masalah lainnya adalah hasil panen sayur yang diperoleh jumlahnya terbatas dan hanya dijual untuk pelanggan KWT. 

Berdasarkan permasalah tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Borneo Lestari (UNBL) yang diketuai oleh apt Hafiz Ramadhan, MSc dengan anggota apt Eka Fitri Susiani MSc dan Cast Torizellia SST Keb MKes tergerak untuk memberikan solusi berupa pemberdayaan KWT Annona Muricata dalam diversifikasi olahan Kelakai menjadi produk kesehatan melalui program hibah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (No. Kontrak: 128/C3/DT.05.00/PM/2025). 

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 23 Agutus 2025 yang diawali dengan sosialisasi dan Focus Group Discussion untuk merencanakan program-program yang akan dilaksanakan sekaligus untuk melihat ketersedian bahan baku di kawasan mitra. 

Bahan baku obat tradisional yang digunakan yaitu tumbuhan Kelakai yang sangat melimpah di Kecamatan Liang Anggang. Pemanfaatan kelakai sebagai obat tradisonal masih kurang oleh masyarakat. 

Padahal dengan memanfaatkan kelakai tersebut sebagai obat tradisional dapat membantu perekonomian KWT dan membentuk kegiatan usaha produk kesehatan. 

PRODUK : Diversifikasi produk Kelakai yang dihasilkan.
PRODUK : Diversifikasi produk Kelakai yang dihasilkan.

Penggunaan kelakai oleh masyarakat sekitar hanya terbatas sebagai sumber pangan dalam bentuk sayuran saja. Kelakai juga dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai obat untuk anemia karena kandungan zat besi yang terdapat pada daun Kelakai, selain itu daunnya juga dimanfaatakan oleh ibu menyusui sebagai ASI booster. Untuk mengatasi masalah mitra tersebut agar KWT tetap produktif, maka KWT dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar wilayah KWT untuk tetap berproduksi dengan mengupayakan altenatif produk yang dijual agar tetap mendapatkan pemasukan, sehingga dibutuhkan inovasi dalam bentuk diversifikasi produk alternatif yang tetap dapat diolah dan dipasarkan, seperti pemanfaatan tanaman lokal kelakai.

Sehingga, pada tanggal 16 September 2025 Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Borneo Lestari melaksanakan kegiatan penyuluhan, pelatihan pembuatan simplisia Kelakai, sampai dengan pelatihan pengembangannya melalui diversifikasi produk kesehatan antara lain: minuman kesehatan, teh, kapsul, dan gummy kelakai. 

Tujuan kegiatan ini pastinya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang khasiat Kelakai serta meningkatkan perekonomian mitra melalui pemanfaatannya. 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar dan peserta kegiatan yang merupakan anggota KWT Annona Muricata berjumlah 15 orang memanfaatkan momen ini dengan baik dan sangat antusias dalam mengikuti setiap tahap kegiatannya. 

Hal ini ditandai dengan kehadiran dari semua anggota tanpa terkecuali, serta keaktifan peserta dalam diskusi dan tanya jawab mengenai materi serta praktik langsung dalam pembuatan produk kesehatan berbahan dasar Kelakai, ditunjukkan oleh hasil rekapitulasi kuisioner tingkat pemahaman peserta terhadap materi penyuluhan dan pelatihan yang sebelumnya hanya 6,67% meningkat menjadi 93,33% setelah kegiatan. Hal ini juga memicu mitra KWT untuk tetap konsisten dalam mengembangkan produk-produk tersebut secara mandiri kedepannya, karena mereka telah memahami bahwa Kelakai yang tumbuh liar sangat bermanfaat untuk kesehatan dan memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan. 

Kegiatan ini juga menginisiasi keberlanjutan program penyuluhan serta pendampingan secara rutin terhadap KWT Annona Muricata yang perlu dilaksanakan secara konsisten terutama khususnya budidaya tanaman yang berkhasiat obat dan bernilai gizi tinggi sebagai bahan baku, sekaligus pendampingan disain dan teknik pengemasan sampai dengan teknik pemasaran produk secara offline maupun online.

Editor : Fauzan Ridhani
#kelakai #banjarmasin #pemberdayaan perempuan #Universitas Borneo Lestari #Diversifikasi Produk