Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dampingi Petani Tingkatkan Produksi Tanaman, Program PKM ULM Digelar di Desa Caraka Jaya

admin • Rabu, 10 September 2025 | 19:02 WIB
PENDAMPINGAN:Tim PKM berfoto bersama anggota Poktan Berkat Mufakat Desa Caraka Jaya, Landasan Ulin Utara, Banjarbaru.
PENDAMPINGAN:Tim PKM berfoto bersama anggota Poktan Berkat Mufakat Desa Caraka Jaya, Landasan Ulin Utara, Banjarbaru.

BANJARBARU - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (PKM ULM) melakukan program pendampingan kepada Kelompok Tani Berkat Mufakat (Poktan Berkat Mufakat) di Desa Caraka Jaya, Landasan Ulin Utara, Banjarbaru. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat setempat agar dapat meningkatkan produksi pertanian dan memasarkannya dengan lebih baik. 

Pendampingan dimulai dengan edukasi cara memberikan pupuk organik. Selama ini, para petani hanya menggunakan pupuk kimia. "Sehingga, menimbulkan resistensi tanaman dan membuat hama kadang tidak terkendali," Ungkap Dr Nilna Amal, Ketua program PKM ini. 

Program PKM ini terselenggara berkat kerja sama Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian ULM dengan PT Natural Nusantara (NASA) Yogyakarta, produsen pupuk organik skala nasional. "PT NASA juga mengirim tenaga ahli pupuk organik, yaitu Eko Zulkifli SP MSc yang mendampingi langsung petani dan membimbing proses demplot, serta membimbing cara pemberian pupuk organik," tambahnya. 

PRAKTIK: Petani melakukan demplot tanaman bawang dan cabe.
PRAKTIK: Petani melakukan demplot tanaman bawang dan cabe.

Program yang didanai Kemdiktisaintek ini juga melaksanakan Pelatihan Kalender Tanam yang dipimpin oleh Mira SP MP, anggota tim PKM dari Fakultas Pertanian ULM. Pelatihan digelar pada 15 Agustus 2025 di rumah salah seorang anggota Poktan Berkat Mufakat.

"Pelatihan tersebut bertujuan membimbing para petani menerapkan analisis jenis tanaman yang cocok dijual pada musim tertentu, agar harganya tidak jatuh. Anggota kelompok tani terlihat antusias dan bertekad untuk menerapkannya ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut," sambungnya.

Masalah lain yang dihadapi Poktan Berkat Mufakat ini adalah kesulitan air di musim kemarau. "Untuk itu, Tim PKM mencoba memberikan solusi dengan membuat sumur bor di salah satu lahan anggota Poktan Berkat Mufakat. Tim PKM juga memberikan bantuan berupa pompa air," tambahnya.

Program berlanjut dengan proses demplot bawang dan cabe yang ditanam menggunakan pupuk organik dan pestisida hayati produk PT NASA. "Diharapkan, hasilnya akan membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dan mendorong pelaksanaan pertanian yang ramah lingkungan sebagai bagian dari SDGs," tandasnya.

Ketua Poktan Berkat Mufakat, I Made Sunarya berharap program ini tidak berhenti sampai di sini. “Kami berterima kasih kepada Tim PKM ULM yang sudah memberi bantuan. Kami berharap masih akan terus didampingi, walaupun program ini telah selesai,” harapnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#universitas lambung mangkurat #Pengabdian kepada masyarakat #banjarbaru #kelompok tani #PDWA ULM